Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Supriansa: 9 Sektor Ekonomi Dibuka, Bukti Negara Hadir Jawab Kesulitan Rakyat
Minggu, 7 Juni 2020 23:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi Hukum DPR Supriansa menilai langkah pemerintah mulai membuka sejumlah kegiatan ekonomi sebagai kebijakan yang tepat.
Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah betul-betul hadir menjawab kesulitan rakyat yang tengah kesusahan akibat ketidakpastian akan wabah Covid-19.
“Sejenak kita memperhatikan, pasar mulai merespons kebijakan ini di mana nilai tukar rupiah sudah mulai berangsur turun di bawah Rp 14.000 per dollar Amerika, tentu gejala ini memberi harapan baik bagi pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia," kata Supriansa, Minggu (7/6).
Baca juga : Helikopter TNI AD Jatuh, Komisi I DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Pemerintah melalui Ketua Gugus Tugas Covid-19 menetapkan 9 sektor ekonomi untuk dibuka yakni pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, logistik dan transportasi barang. Sembikan sektor ekonomi ini boleh melakukan kegiatan karena memiliki risiko ancaman Covid-19 tergolong rendah, tapi bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat dengan hasil yang signifikan dengan tetap memperhatikan Protap Covid-19.
“Semua itu memberi harapan baik bagi kita semua untuk memasuki era baru dengan pola hidup baru. Kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berlalu di hadapan kita. Tidak ada satupun jaminan bahwa Covid-19 segera berakhir dari kehidupan kita. Karena itu, mari kita mempersiapkan diri untuk bergegas memasuki pola hidup baru yang disebut The New Normal. Kenormalan baru seperti rajin cuci tangan, pakai masker setiap keluar rumah, menjaga kebugaran tubuh dan sering mengkonsumsi vitamin merupakan suatu sikap keharusan di tengah-tengah ketidakpastian ini," jelas anggota Badan Legislasi DPR ini.
Mantan Bupati Soppeng ini mengingatkan, Pembukaan UUD 1945 dengan jelas mengamanatkan Negara Indonesia untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Ini adalah petunjuk bahwa dalam keadaan bagaimanapun negara harus hadir di tengah-tengah rakyatnya untuk memberikan kepastian kehidupan yang layak.
“Itu perintah Undang-undang tertinggi di Republik ini. Mari mempercayakan pemerintah menerapkan strategi untuk keluar dari krisis ekonomi yang kita alami sampai pedesaan," ajak Supriansa.
Rakyat, lanjut dia, harus bersatu memberi dukungan kepada pemerintah dan jangan mudah terpecah oleh hasutan orang yang mau melihat bangsa ini menjadi lemah. Sebab, jika negara ini lemah, maka banyak pihak di luar akan bergembira. Pihak-pihak ini yang kini tengah berupaya mengincar sumber daya alam bangsa yang kaya ini dengan memanfaatkan situasi pandemi.
“Sumber daya alam kita yang kaya ini seperti batubara, emas, nikel, aspal, hutan, titanium, ikan dan lainnya harus kita jaga untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat. Sebagai generasi anak bangsa, saya hanya berpesan, 'Ayo Kita Jaga Indonesia'," seru Supriansa. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya