Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid (Gus Jazil) menerima kunjungan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayat-Saim (Karsa) di kediamannya di Dusun Kureng, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jawa Timur, Jumat (21/8).
Dalam pertemuan itu, Gus Jazil memberikan wejangan kepada pasangan calon kepala daerah itu. Gus Jazil meminta pasangan calon itu agar mematangkan strategi kemenangan agar misi untuk membuat perubahan di Lamongan bisa terwujud. Hal itu penting mengingat Lamongan ini selama era Reformasi, kader NU selalu berusaha maju menjadi bupati, tapi belum pernah berhasil padahal basis Lamongan ini sebenarnya NU.
"Nah, ini kesempatan kepada Bu Kartika karena jelas calon yang didukung NU dan PKB adalah Bu Kartika," tuturnya.
Baca juga : JEC Gelar Webinar Penanganan Trauma Mata Libatkan 9 Negara
Gus Jazil menyatakan, wajib bagi PKB dari jajaran ranting sampai DPC untuk mengawal dan memenangkan pasangan KarSa untuk mewujudkan misi khitmat PKB kepada NU dengan cara menghadiahkan kadernya sebagai bupati Lamongan.
"Kini saatnya Bu Kartika dan Pak Sa'im. Oleh sebab itu, soliditas PKB, NU dengan segenap banomnya mutlak untuk memenangkan Bu Kartika-Sa'im," katanya. Secara spesifik, Gus Jazil juga meminta Kartika untuk menjalin silaturahmi dengan Sholahuddin.
"Bahwa mungkin periode ini giliran Bu Kartika, kan masih ada peluang lagi untuk Mas Sholahuddin ke depan, tapi jangan sampai memecah persaudaraan, memecah silaturahmi, masih ada kesempatan untuk Pak Sholahudin di masa-masa yang akan datang," tuturnya.
Baca juga : Duh, Seorang Pemain Barca Kepatil Corona
Sementara itu, Kartika yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Lamongan mengaku bakal segera melakukan penguatan konsolidasi, termasuk di internal warga nahdliyin yang sempat agak berseberangan karena adanya nama lain yakni Sholahudin yang juga berebut rekomendasi dari PKB.
"Itu semua fastabiqul khoirot. Namanya pertandingan pasti ada ujungnya. Nah ujungnya rekomendasi PKB diberikan kepada Kartika, dan semuanya adalah warga nahdliyin, semuanya adalah ulama, semuanya adalah masyayikh, santri maka sudah sewajarnya mereka akan kembali untuk kebersamaan NU. Jadi saatnya NU memimpin untuk bangsa," tuturnya.
Kartika menyatakan niatnya untuk merangkul Sholahudin yang merupakan keluarga besar NU.
Baca juga : Gus Jazil : Jangan Ada Rakyat Lapar Gara-gara Covid-19
"Tentu NU tidak akan pecah-pecah. Apalagi sebelumnya Rais Syuriah dan jajaran Syuriah ketika rapat PCNU Babat-Lamongan, siapapun yang akan direkom PKB, suara NU utuh," katanya.
Sementara itu, Sa'im mengatakan bahwa setelah keluarnya rekomendasi dari PDIP dan PKB maka seluruh pengurus wajib mengamankan, memenangkan dan memperjuangkan untuk kemenangan Karsa.
"Ini watak dari para pengurus PDIP karena ketaatan kepada satu instruksi ini menjadi salah satu hal yang penting bagi PDIP," pungkasnya. (QAR/TIM)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya