Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
HUT ke-75, MPR Beri Penghargaan ke Taufik Kiemas sebagai Bapak Empat Pilar
Sabtu, 29 Agustus 2020 20:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di HUT ke-75, MPR memberikan penghargaan ke Ketua MPR periode 2009-2014, Taufik Kiemas, sebagai Bapak Empat Pilar MPR. Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan, penghargaan itu sangat tepat. Mengingat jasa Taufik dalam membangun paradigma kebangsaan, merajut kebersamaan dalam keberagaman, dan menyatukan visi ke-Indonesiaan.
"Di saat tantangan zaman semakin kompleks dan laju modernisasi kehidupan kian mengancam jati diri ke-Indonesian, kita semakin menyadari, bahwa nilai-nilai Empat Pilar MPR yang digagas almarhum Taufik Kiemas beserta Ketua MPR sebelumnya, KH Hidaya Nur Wahid, merupakan legasi yang sepatutnya kita jadikan warisan kebangsaan yang mesti dijaga, dirawat. Dan yang lebih penting lagi, dihadirkan dalam setiap ruang publik dalam tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, dalam peringatan HUT ke-75 MPR, di Jakarta, Sabtu (29/8).
Baca juga : NIK Bantu Cegah Korupsi, KPK Kasih Penghargaan Ke Dukcapil Kemendagri
Mantan Ketua DPR ini menekankan, konstitusi dan MPR seperti dua sisi mata uang, satu dan lainnya tidak dapat dipisahkan. Karenanya, peringatan Hari Ulang Tahun MPR merupakan wujud syukur atas kelancaran dan capaian kinerja pelaksanaan wewenang dan tugas selama ini, sekaligus sebagai momentun melakukan refleksi dan proyeksi terhadap peran MPR ke depan dalam sistem ketatanegaraan.
"Sebagai rumah kebangsaan, pengawal ideologi Pancasila, dan kedaulatan rakyat, MPR merupakan representasi daulat rakyat yang menjembatani berbagai aspirasi masyarakat dan daerah, yang mengedepankan etika politik kebangsaan, dengan selalu berusaha menciptakan suasana harmonis antar kekuatan sosial politik dan antarkelompok kepentingan untuk mencapai kemajuan bangsa dan negara," jelas Bamsoet.
Baca juga : Awas! Kudeta Militer di Mali
Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, dalam setiap aktivitasnya, MPR selalu mengingatkan kepada seluruh komponen bangsa bahwa dalam menegakan kedaulatan rakyat dan kehidupan berdemokrasi memerlukan sikap dan tindakan saling menghormati. Aktivitas kenegaraan harus selalu mengedepankan kejujuran, amanah, keteladanan, sikap toleransi, rasa malu, tanggung jawab, menjaga kehormatan, serta martabat diri sebagai warga bangsa.
"Karena itulah, MPR senantiasa menjadi pengatur cuaca dan iklim agar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam menghadapi berbagai tantangan bisa tetap teduh dan kondusif. Agar gerak roda penyelenggaraan negara dalam mewujudkan cita-cita nya tetap stabil, selaras dan seimbang. Sebagaimana ditunjukan almarhum Taufik Kiemas saat memimpin MPR pada periode 2009-2013 yang mendukung pemerintahan Presiden SBY, walaupun partai politiknya tak masuk dalam koalisi pemerintahan," pungkas Bamsoet. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya