Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Sosialisasi Harus Digencarkan
Jangan Terbuai Vaksin, Tetaplah Patuhi Prokes
Selasa, 20 Oktober 2020 05:27 WIB
Sebelumnya
Ke depan, lanjut politisi Partai Golkar itu, pemerintah daerah harus mampu meng-update perkembangan kasus Covid-19.
Baca juga : Sebelum Vaksin, Terapkan Dulu Protokol Kesehatan
“Dengan begitu, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang baik dan tepat bila terjadi lonjakan kasus. Angka kesembuhan menurun atau angka kematian akibat Covid-19 meningkat,” tandasnya.
Baca juga : Celaka, Kalau Rakyat Lebih Percaya Medsos
Senada, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendorong pelurusan persepsi keliru soal kehadiran vaksin bisa membunuh virus. Pasalnya, kesalahan persepsi tersebut dapat membuat masyarakat terlena dalam menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga : Rerie: Jangan Terlena Dengan Vaksin Corona
“Vaksin bukan obat pembunuh virus. Vaksin berfungsi untuk meningkatkan antibodi agar tidak tertular Covid-19. Kondisi ini menjadi tantangan bagi para pemangku kepentingan pengendalian Covid-19 di Tanah Air, menjelang pengaplikasian vaksin Covid-19 kepada masyarakat,” ujar Rerie, sapaan Lestari Moerdijat. [ONI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya