Dark/Light Mode

Puan: Larangan Mudik Jangan Ganggu Distribusi Logistik

Minggu, 9 Mei 2021 23:36 WIB
Ketua DPR Puan Maharani bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat memantau posko penyekatan mudik di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (9/5). (Foto: Dok. Kemenhub)
Ketua DPR Puan Maharani bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat memantau posko penyekatan mudik di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (9/5). (Foto: Dok. Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani meminta agar pelarangan mudik tidak mengganggu distribusi logistik Lebaran 2021. Distribusi logistik harus tetap lancar.

"Saya minta supaya distribusi bahan logistik dan bahan-bahan penting ini tidak ada kendala sama sekali, karena itu penting," kata Puan, Minggu (9/5), seperti dikutip Antara.

Siang tadi, Puan meninjau posko penyekatan kendaraan dan kebijakan larangan mudik di Pelabuhan Merak, Banten. Puan menyampaikan, pemerintah dan aparat harus berkoordinasi dan bersinergi dalam pelaksanaan kebijakan larangan mudik. Selain itu, dermaga-dermaga di Banten juga harus tetap disiagakan untuk menunjang distribusi logistik dan hal penting lain yang mendesak.

Berita Terkait : Transportasi Penumpang Turun, Angkutan Logistik Stabil

Menurut Puan, angkutan logistik merupakan kebutuhan yang amat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat serta menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dia mengatakan, 10 persen angkutan di Pelabuhan Merak adalah angkutan logistik. Dengan besaran itu, distribusi logistik amat penting bagi berjalannya roda perekonomian baik di Jawa maupun Sumatera.

"Kondisi Pelabuhan Merak ini tadi saya disampaikan bahwa hanya 10 persen yang berjalan khususnya adalah terkait logistik dan bahan-bahan pokok," ujarnya.

Agar tidak ada kendala dalam pendistribusian logistik, Puan meminta dermaga-dermaga disiapkan khusus untuk angkutan logistik yang tidak dilarang melakukan perjalanan saat situasi larangan mudik. "Kemudian kesiapan dermaga-dermaga juga harus tetap disiapkan jikalau nanti ada urgensi terkait dengan hal-hal yang tentu saja kita harapkan, namun harus tetap siap karena ini juga penting," pesannya.

Berita Terkait : UMKM Kudu Dimanja

Ketua DPP PDIP ini sangat berharap kebijakan larangan mudik dipahami masyarakat dan dipatuhi demi mencegah lonjakan kasus penularan Covid-19. Kepada pemerintah dan aparatur terkait, Puan menegaskan, penyekatan pemudik di Banten juga harus dilakukan berlapis untuk menghindari penumpukan.

“Penerapan kebijakan jangan membingungkan masyarakat. Tegas tapi humanis. Tahun ini jangan mudik dulu, sama-sama kita jaga diri, keluarga, lingkungan,” kata putri bungsu Megawati Soekarnoputri ini.

Puan juga meminta pemerintah daerah melakukan tracing, tes, dan isolasi jika menemukan masyarakat yang lebih awal pulang ke kampung halamannya atau sebelum larangan mudik dilaksanakan pada 6 Mei 2021.

Berita Terkait : Hari Pertama Larangan Mudik, Jumlah Pergerakan Transportasi Turun Signifikan

Dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Merak, Puan datang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. [USU]