Dark/Light Mode

Melanggar PPKM Darurat

Sahroni Minta Polri Tindak Tegas Warga Bandel

Minggu, 4 Juli 2021 18:48 WIB
Ahmad Sahroni (Foto: Ist)
Ahmad Sahroni (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian menindak tegas warga yang sengaja menerobos jalan saat penerapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Dia meminta Polri lebih tegas dalam memastikan penaatan aturan PPKM darurat karena tidak boleh ada warga yang melanggar aturan, apalagi sampai mengintimidasi aparat yang sedang menjalankan tugas.

Baca juga : PPKM Darurat, Gus Menteri Imbau Warga Desa Tetap Rumah

“Terkait beberapa laporan tentang warga yang menerobos aturan penyekatan, menurut saya dalam hal ini polisi wajib menindak tegas karena ini jelas merupakan aturan. TNI dan Polri harus bisa lebih tegas menindak para pelanggar, sekaligus dengan tidak bosan-bosan mengedukasi warga terkait aturan PPKM," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Hal itu dikatakannya saat hari pertama penerapan PPKM darurat pada Sabtu (3/6), aparat kepolisian menghadapi beberapa kejadian. Seperti warga menerobos pembatasan akses jalan yang diberlakukan.

Baca juga : Kapolri: PPKM Darurat Untuk Jaga Keselamatan Rakyat

Kejadian itu ditemukan di Kalimalang, Jakarta Timur, dan Depok. Sahroni menyoroti terkait ketegasan penjagaan di berbagai titik di jalan raya protokol seperti di Senayan, Sudirman, hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Ketegasan itu wajib diberlakukan di titik-titik lain yang menjalankan PPKM darurat. Penyekatan jalanan di lokasi-lokasi protokol seperti Senayan sampai Monas saya perhatikan berjalan dengan sangat tegas dan terarah," ujarnya.

Baca juga : BKS: PPKM Darurat, Olahraga Jangan Kendor

Politisi Partai NasDem itu berharap ketegasan tersebut bisa diberlakukan di titik-titik lain karena jangan sampai karena tegas di satu titik akhirnya warga malah bertumpuk di akses jalan lain yang aturannya lebih longgar. [EFI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.