Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Yasonna Didesak Mundur, Ini Kata Legislator Golkar Supriansa

Sabtu, 11 September 2021 15:04 WIB
Anggota Komisi III DPR Fraksi Golkar, Supriansa. (Foto: ist)
Anggota Komisi III DPR Fraksi Golkar, Supriansa. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Buntut Lapas Kelas I Tangerang terbakar, desakan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mundur ramai di dunia nyata dan maya. Bagaimana tanggapan Golkar?

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Supriansa mengatakan, tidak perlu terburu-buru membahas pengganti Yasonna. Menurut dia, saat ini sebaiknya tunggu hasil penyidikan polisi soal kebakaran lapas tersebut.

Baca juga : Ketua KPK Ingatkan Legislator Jabar Jangan Korupsi!

“Kita sepakat bahwa musibah datang tentu tidak ada yang mengharapkannya. Namun setiap musibah yang menimpah tentu layak dianalisa sebab musababnya,” ujarnya kepada RM.id, Sabtu (11/9).

Menurut dia, semua pemegang kebijakan layak untuk dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum karena masalah itu sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan kepolisian. Yang paling penting dianalisa seberapa lama api menjalar ke bilik sel tempat warga binaan ditahan. 

Baca juga : Bamsoet Dukung Industri Penjualan Langsung Majukan Perekonomian Nasional

“Kenapa terlambat pemegang kunci tahanan membuka semua pintu-pintu sel. Berapa banyak sipir yang menjaga,” ujarnya.

Oleh karena itu, ke depan sudah perlu dipikirkan membuat kunci central sel yang sifatnya emergency. Sekali ditekan semua pintu di salah satu blok sudah bisa terbuka meski tetap ada kunci manual untuk setiap kamar sel. 

Baca juga : Luhut Ingin Kita Super Waspada

“Masih terlalu jauh jika bicara kebakaran lapas dengan meminta Yasonna dicopot. Masih ada kepala lapas dan dirjen Lembaga Pemasyarakatan yang harus dimintai tanggung jawabnya,” ujarnya.

Menurut dia, semua pemegang kebijakan terkait lapas sangat butuhkan keberadaannya selama proses penyidikan kepolisian. Dan, kita berdoa semoga kejadian itu tidak terulang lagi ditempat lain. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.