Dark/Light Mode

Diungkap Krisdayanti

Enaknya, Anggota DPR Dapat Duit Ratusan Juta

Rabu, 15 September 2021 07:35 WIB
Krisdayanti dalam podcast bersama politikus Akbar Faizal di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored. (Foto: YouTube)
Krisdayanti dalam podcast bersama politikus Akbar Faizal di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored. (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Krisdayanti, diva musik pop Tanah Air yang kini jadi Anggota DPR, blak-blakan soal gaji, tunjangan sampai duit reses yang diterimanya sebagai wakil rakyat. Menurut politisi PDIP itu, totalnya mencapai ratusan juta. Duh, enaknya jadi anggota DPR ya...

Krisdayanti mengungkapkan hal tersebut dalam podcast bersama politikus Akbar Faizal di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Senin (13/9). Tayangan itu berjudul: Nekat! Krisdayanti Berani Bicara Politik Di Sini!

Sampai tadi malam, video berdurasi 52 menit itu sudah ditonton lebih dari 7 ribu orang. Dari berbagai macam topik yang dibahas, ada satu yang menarik. Yakni, penghasilan fantastis Krisdayanti selama jadi anggota DPR.

Baca Juga : Bakrie Diburu Sri Mulyani

Menurut dia, setiap bulan mendapatkan dua kali gaji. Pertama, setiap tanggal 1 mendapatkan gaji Rp 16 juta. Kedua, setiap tanggal 5 yang jumlahnya mencapai Rp 59 juta. Total apinya dalam sebulan, dia bisa mengantongi Rp 75 juta.

Akbar yang lebih dulu menjadi anggota DPR lantas mengkoreksi pernyataan Krisdayanti. Menurut Akbar, yang Rp 16 juta merupakan gaji pokok, sementara yang Rp 59 juta adalah tunjangan.

Selain gaji dan tunjangan, Kridayanti juga mengaku masih menerima duit reses untuk menyerap aspirasi. Jumlahnya sebesar Rp 450 juta. Duit tersebut diberikan lima kali dalam setahun.

Baca Juga : Dengan 75 Ribu, Bisa Menikmati Fasilitas Hotel Horison Ratu Ultima

“Kita juga harus menyerap aspirasi. Artinya, di setiap 20 titik, di setiap kehadiran kita,” bebernya.

Tidak hanya sampai di situ, Krisdayanti juga mengaku mendapatkan duit kunjungan daerah pemilihan (dapil) yang besarannya mencapai Rp 140 juta. Duit ini diberikan delapan kali dalam setahun.

Bagaimana tanggapan anggota DPR lain? Anggota DPR Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno mengaku, setiap bulan tidak pernah mengantongi lebih dari Rp 25 juta. Rinciannya, total gaji dan tunjangan per bulan sekitar Rp 60 juta, dikurangi iuran untuk fraksi.

Baca Juga : Korupsi Dana Covid?

Sementara duit reses maupun aspirasi, dicairkan sesuai dengan kegiatan yang akan dikerjakan. Kata Hendrawan, dana itu diajukan kepada Setjen DPR, dengan melampirkan jadwal dan tempat kegiatan. Jika tidak, duitnya tak akan cair.
 Selanjutnya