Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ada Kecurangan Seleksi ASN

Audit Semua Mekanisme Tes Demi Pulihkan Kepercayaan

Minggu, 31 Oktober 2021 07:20 WIB
Ilustrasi tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)
Ilustrasi tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan mendesak proses seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia diaudit menyusul adanya praktik kecurangan di Buol, Sulawesi Tengah.

Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim mengatakan, kecurangan itu menggunakan sistem remote access agar ujian peserta dapat dikerjakan orang lain dari luar. Sehingga, perlu dilakukan investigasi dan audit forensik digital atas sistem Informasi Teknologi (IT) yang digunakan dalam seleksi ASN.

Berita Terkait : Perkuat Sektor Pangan, Teten Minta Petani Gabung Ke Koperasi

“Saya kira ini penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem dan mekanisme tes seleksi yang sudah dilakukan,” tegas Luqman di Jakarta, kemarin.

Luqman menilai, praktik kecurangan yang dilakukan oknum panitia penerimaan ASN jelas mencoreng integritas Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Berita Terkait : Angkasa Pura I Buka Seleksi Mitra Pengelola Kargo Dan Pos Di 2 Bandara

Diketahui, Kementerian PANRB sebagai lembaga yang berwenang menyelenggarakan proses seleksi ASN.

Tidak hanya itu, kejadian ini juga bisa menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional.

Berita Terkait : Sidang Tahunan MPR Jadi Momentum Sampaikan Pesan Kebangsaan

“Saya minta yang terlibat dijatuhi hukuman berat. Baik hukuman disiplin pegawai maupun pidana,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera menambahkan, praktik kecurangan dalam rekrutmen ASN ini akan didalami oleh Komisi Bidang Pemerintahan di DPR ini.
 Selanjutnya