Dewan Pers

Dark/Light Mode

Refleksi Akhir Tahun

PAN Serukan Perkuat Persaudaraan Kebangsaan

Jumat, 31 Desember 2021 07:20 WIB
Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno (kedua kanan), Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Daulay (kedua kiri), Ketua Fraksi PAN MPR Jon Erizal (kanan) dan Wakil Sekjen PAN Soni Sumarsono saat Refleksi Akhir Tahun 2021 DPP PAN dengan tema Bangkit dari Pandemi, Perkuat Persaudaraan Kebangsaan di DPP PAN Buncit Raya, Kamis (30/12/2021). (Foto: Sophan Wahyudi/RM)
Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno (kedua kanan), Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Daulay (kedua kiri), Ketua Fraksi PAN MPR Jon Erizal (kanan) dan Wakil Sekjen PAN Soni Sumarsono saat Refleksi Akhir Tahun 2021 DPP PAN dengan tema Bangkit dari Pandemi, Perkuat Persaudaraan Kebangsaan di DPP PAN Buncit Raya, Kamis (30/12/2021). (Foto: Sophan Wahyudi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan beberapa catatan penting kinerja Pemerintah selama 2021. Utamanya, tahun ini menjadi refleksi memperkuat persaudaraan kebangsaan dan bersama-sama bangkit dari pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2021 di Kantor DPP PAN, Jakarta, kemarin. Menurutnya, capaian yang sudah baik pada 2021 harus ditingkatkan lagi di 2022 dengan memperkuat persaudaraan kebangsaan untuk bangkit dari pandemi.

Berita Terkait : Restorasi Lanskap Sembilang, Kerek Kesejahteraan Warga Muba

“Di masa pandemi yang belum juga selesai ini, PAN mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persaudaraan kebangsaan dan bahu membahu untuk bangkit dari pandemi,” kata Eddy.

Dalam hal penanganan Covid-19, PAN mengapresiasi kebijakan Pemerintah yang berhasil dan juga capaian vaksinasi yang melampaui target. “Penanganan dan penang­gulangan pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah merupakan salah satu yang terbaik di Asia,” ujarnya.

Berita Terkait : Antisipasi Malam Tahun Baru, Ini Imbauan Gus Halim Pada Warga dan Relawan Desa

Dalam upaya pemulihan ekonomi, Wakil Ketua Komisi VII DPR ini memuji langkah cepat Pemerintah memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat sebagai respons pandemi Covid-19 dan pemulihannya.

Di sisi lain, PAN berpendapat, pemenuhan kebutuhan APBN perlu memaksimalkan berbagai potensi. Selain pemasukan pajak, PNBP, deviden, royalti dan lainnya, Indonesia memiliki potensi carbon trade dan mampu menjadi salah satu produsen batere terbesar dunia untuk kebutuhan kendaraan listrik dan lainnya perlu dimaksimalkan.

Berita Terkait : Kemendagri Desak Pemda Segera Lantik Pejabat Fungsional

“Kita juga perlu lebih serius menerapkan kebijakan hilirisasi, sebagaimana keinginan Presiden Jokowi untuk mengembangan industri bernilai tambah, bukan menjual bahan baku mentah,” tutup wakil rakyat asal daerah pemilihan Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini.
 Selanjutnya