Dewan Pers

Dark/Light Mode

Elektabilitas Capres Dan Partai

Imin Dan PKB Beda Nasib

Senin, 3 Januari 2022 07:25 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar sangat yakin, partainya  lolos ke Senayan, karena elektabilitasnya moncer. Namun, bertolak belakang dengan elektabilitas dirinya sebagai calon presiden dan wakil presiden (capres & cawapres) 2024.

Pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo tak heran dengan optimisme Cak Imin -sapaan akrab Muhaimin- dalam gaya komunikasi politiknya. Pasalnya, elektabilitas PKB dalam berbagai survei masuk ke papan tengah. Bahkan selalu di lima besar.

Berita Terkait : Ganjar Capres, Jaminan PDIP Menang 3 Kali Beruntun

“Siapapun ketua partainya, termasuk Cak Imin, jika elektabilitas partainya tinggi, akan meningkatkan confident. Sehingga dengan santai mengajak publik memilih PKB dan tidak perlu memilih partai yang tak lolos parlemen,” kata Karyono kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Bahkan, Cak Imin dengan pedenya mengajak tokoh-tokoh lain bergabung bersama PKB. Seperti Erick Thohir, Anies Baswedan, dan Ridwan Kamil, dalam sebuah acara talkshow.

Berita Terkait : Kekhawatiran Pasar Ke Omicron Reda, Rupiah Naik Tipis

“Cak Imin seakan mencari Rhoma Irama berikutnya sebagai votegetter partai. Komunikasi Cak Imin memang lihai, karena ditopang suara elektoral partai yang bagus. Ini kan nilai lebih. Kalau partai nol koma tidak mungkin berani mengajak tokoh nasional yang lagi naik popularitasnya,” ulasnya.

Namun, yang perlu diingat, elektabilitas PKB yang tinggi, tidak berbanding lurus dengan Cak Imin sebagai capres maupun cawapres. Nama Cak Imin dan berbagai survei pimpinan nasional masih di papan bawah.

Berita Terkait : Pemerintah Gelar Operasi Pasar

“Ini PR Cak Imin yang paling utama. Tentu PKB inginnya mengutamakan Cak Imin untuk bertarung di kancah nasional. Meningkatkan elektoral Cak Imin sebagai capres, amatlah susah. Buktinya nama Cak Imin tak pernah menyamai angka elektoral partainya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Cak Imin mendorong seluruh kader dan pengurus partai mengajak sebanyak mungkin rakyat memilih PKB.
 Selanjutnya