Dewan Pers

Dark/Light Mode

Perindo Apresiasi Pernyataan Tegas Jokowi Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Sabtu, 9 April 2022 00:23 WIB
Ketua Bidang Organisasi Dan Kader Partai Perindo Yusuf Lakaseng. (Foto: Ist)
Ketua Bidang Organisasi Dan Kader Partai Perindo Yusuf Lakaseng. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pernyataan tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang para menteri berbicara penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden ke publik mendapat apresiasi dari Partai Perindo.

"Kami mengapresiasi pernyataan tegas Pak Jokowi yang melarang para menterinya untuk bicara perpanjangan masa jabatan atau tiga periode masa jabatan Presiden," ujar Ketua Bidang Organisasi Dan Kader Partai Perindo Yusuf Lakaseng dalam siaran pers, Jumat (8/4).

Dia mengungkapkan, perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tidak memungkinkan lagi setelah beberapa partai utama koalisi pemerintah menyatakan menolak gagasan itu. "Apalagi para mahasiswa sudah turun kejalan menyatakan penolakannya juga," imbuhnya.

Berita Terkait : Pesan KSP: Tolong Waspada Dengan Gejala Covid, Penuhi Syarat Vaksin

Partai Perindo menilai, demi kebaikan bersama, sebaiknya isu perpanjangan atau tiga periode jangan lagi dihembuskan karena hanya membuat perpecahan dan kegaduhan yang tidak perlu.

"Sebaiknya pemerintah fokus menangani pandemi yang belum tuntas, kelangkaan solar, kelangkaan, dan naiknya harga minyak goreng," sarannya.

Yusuf berharap, di tengah situasi kesusahan rakyat karena pandemi dan harga-harga barang yang naik seperti saat ini, pemerintah mengkaji kembali niat menaikkan harga pertalite dan LPG 3 kg. "Karena dikhawatirkan akan menambah tekanan ekonomi pada rakyat bawah," tandas Yusuf.

Berita Terkait : Pertamina Apresiasi Polda Sumsel Tangkap Oknum Solar Bersubsidi

Sebelumnya, Presiden Jokowi melarang para menteri berbicara penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden ke publik. Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Selasa (5/4).

"Jangan suka menimbulkan polemik di masyarakat. Fokus pada pekerjaan, khusus dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi saat ini," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4).

Ia memerintahkan para menteri fokus bekerja saja. "Saya ingatkan jangan ada lagi yang berbicara lagi mengenai perpanjangan jabatan presiden dan penundaan pemilu," tegasnya lagi.

Berita Terkait : Moeldoko: Stop Polemik Perpanjangan Masa Jabatan Presiden!

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko juga meminta masyarakat menyudahi polemik perpanjangan masa jabatan presiden. Apalagi Presiden Jokowi sudah menegaskan tidak mau.
 Selanjutnya