Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Jika sudah jadi keputusan resmi NasDem, Syarief dengan relawannya siap membantu semaksimal mungkin. Menurutnya, partai pimpinan Surya Paloh itu bakal maraup suara signifikan di daerah basis-basis dukungan Anies.
“DKI Jakarta tentu ya. Saya mantan Ketua berbagai ormas di DKI. Banten, Sumatera Barat dan wilayah lainnya. Seluruh simpul relawan siap bersinergi dengan NasDem dan partai lain yang mengusung Pak Anies,” janjinya.
Baca juga : Modal Smartphone, Belajar atau Bisnis Online Jadi Menguntungkan
Untuk diketahui, nama-nama Capres yang akan diusung dari Partai NasDem sudah mulai direkomendasikan DPW NasDem dari 34 Provinsi di Rakernas NasDem hari kedua. Hadir dalam pleno Rakernas yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Sekjen NasDem, Johnny G Plate hingga elite partai seperti Prananda Surya Paloh, Willy Aditya, hingga Rachmat Gobel.
Masing-masing perwakilan DPW NasDem maju ke venue membacakan rekomendasi bakal capres mereka. Sejumlah nama kepala daerah diajukan. Anies tercatat direkomendasikan oleh 32 DPW NasDem dari total 34 DPW provinsi. Hanya ada dua DPW yang tidak merekomendasikan nama Anies, yaitu DPW Papua Barat dan DPW Kalimantan Timur.
Baca juga : Kesejahteraan Petani Di Era Mentan SYL Terus Meningkat
Selain Anies, ada Ganjar yang menjadi nomor kedua paling direkomendasikan. Total ada 29 DPW yang merekomendasikan nama Ganjar. Ada lima DPW yang tidak merekomendasikan Ganjar. Di antaranya DPW Kalimantan Timur, DPW Banten, DPW Kalimantan Selatan, DPW Maluku Utara dan DPW Jakarta.
Nama kepala daerah yang direkomendasikan selain Anies dan Ganjar yakni Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Prawansa, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat.
Baca juga : Taruhan Mahal Menunjuk Penjabat
Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate menegaskan, pengambilan keputusan tak berdasar pada rangking terbanyak nama yang disebut. Juga bukan berdasarkan voting. Melainkan, mengacu pada tata tertib yang telah disampaikan, yaitu musyawarah untuk mufakat. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya