Dewan Pers

Dark/Light Mode

Minta Jangan Ada Politisasi

Partai Garuda: Covid Tidak Mengenal Cebong Dan Kadrun

Rabu, 6 Juli 2022 15:19 WIB
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi. (Foto: Ist)
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus Covid-19 di Tanah Air kembali naik. Biang keroknya, subvarian BA.4 dan BA.5. Herannya, masih ada saja pihak-pihak yang mempolitisasi kenaikan kasus virus Corona.

Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi mengingatkan, kenaikan Covid-19 tidak hanya melanda Indonesia. Tapi juga, dunia.

"Covid-19 tidak mengenal cebong dan kadrun, Covid tidak mengenal pemilu 2024. Covid juga tidak hanya menyerang orang dengan pilihan politik tertentu," ujarnya, lewat pesan singkat, Rabu (6/7).

Berita Terkait : Partai Garuda: Mereka Berpikiran Kerdil

Pihak-pihak yang mempolitisasi kenaikan kasus Covid-19, diminta tidak memberikan informasi sesat hanya demi mendapatkan publikasi dan suara. Sebab, virus menular ini, bisa merenggut nyawa banyak orang.

"Jadi kepada para politisi dan para tokoh, jangan kalian politisasi urusan ini, ini bukan mau-maunya pemerintah, bukan mau-maunya kelompok tertentu," tegasnya.

Teddy mengingatkan, Indonesia pernah dinilai sebagai negara yang cepat dalam menangani dan menghentikan laju peredaran Covid.

Berita Terkait : Partai Garuda Sebut Mahathir Pemimpi Yang Tersesat

Cara Indonesia dipuji negara-negara lain. Tentu ini tidak lepas dari kesigapan pemerintah dan masyarakat.

Sehingga kita saat ini bisa kembali normal, bisa makan di tempat keramaian dan menonton konser. Indonesia sudah punya metode, dan metode itu akan kembali dilakukan.

"Ini untuk mencegah sejak awal agar varian baru ini tidak berkembang dan menginfeksi banyak rakyat Indonesia. Patuhi jangan memprovokasi!" tandas Teddy. ■