Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
“Jadi, kalau disuatu daerah PPP yang tinggi, ya kami usung. Kalau Golkar atau PAN yang hasilnya tertinggi, ya kami usung bersama. Patokannya, hasil survei yang riil. Ini bukan hanya di Pilkada, tapi berlaku di Pilpres juga,” jelas dia.
Melki menambahkan, kerja sama parpol dalam KIB juga akan berjalan pada Pileg mendatang. Menurutnya, partai-partai dalam koalisi tersebut akan saling menjaga dan membantu memenangkan kontestasi tersebut.
Baca juga : Beringin Tak Mau Selingkuhi KIB
“Partai-partai di KIB akan menjaga basis suara masing-masing, bukan saling memggerogoti atau cakar-cakaran,” tegas dia.
Mengenai Pilpres 2024, ia menyebut, KIB ibarat kertas putih yang masih polos, belum disisi apa-apa termasuk nama Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres). Meski begitu, lanjut dia, kesepakatan koalisi di tingkat pusat membawa dampak besar terhadap komunikasi dan kerja sama di daerah.
Baca juga : Koalisi PKS-PKB Bisa Akhiri Perang Umat Di Medsos
“Bahkan, di NTT sudah ada program kerja bersama, seperti di Lembata dan Manggarai. Terlebih, baru-baru ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bangsa Indonesia sedang dalam ancama krisis pangan, finansial, serta energi, dan ketiga ketua umum partai yang tergabung dalam KIB mempunyai peranan penting untuk mengatasi tiga krisis tersebut,” jelas dia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya