Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dilontarkan PDIP

Muncul Ide Baru, Koalisi Tunggal

Sabtu, 23 Juli 2022 07:46 WIB
Koalisi parpol/Ilustrasi (Kartun: Mice)
Koalisi parpol/Ilustrasi (Kartun: Mice)

RM.id  Rakyat Merdeka - PDIP melontarkan ide baru terkait Pilpres 2024. Partai berlambang kepala banteng ini, ingin ada koalisi tunggal. Usulan ini ditanggapi beragam oleh parpol lain.

Ide koalisi tunggal ini dicetuskan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat menyampaikan keterangan pers secara virtual, Kamis (21/7). Di acara itu, Hasto sebenarnya tidak secara khusus menyampaikan ide ini. Ide koalisi tunggal itu terlontar saat Hasto menjawab ke mana arah koalisi PDIP di saat parpol lain sudah mulai bermanuver membangun koalisi. Hasto menjawab, PDIP saat ini sedang mendorong terbangunnya koalisi tunggal.

Hasto mengatakan, politik tidak boleh kehilangan konteks. Nah, konteks politik hari ini, menurut Hasto, adalah situasi ekonomi global yang tak menentu akibat perang Rusia-Ukraina. Jadi, partainya fokus menyelesaikan berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi rakyat. Seperti ancaman krisis ekonomi dan krisis pangan.

Berita Terkait : Menteri Basuki Pilih Pensiun

"Nah, melihat konteks seperti itu, tentu saja bagi PDIP mendorong koalisi semuanya tunggal. Inilah yang ingin didorong PDIP saat ini," ucap Hasto.

Apa yang dimaksud koalisi tunggal? Hasto tidak menjelaskan secara detail. Dia hanya menyebut, koalisi tunggal itu adalah koalisi-koalisi untuk kepentingan rakyat. Artinya, kerja sama untuk masa depan dan kemajuan negara. Dengan koalisi tunggal itu, dia yakin pemilu akan berlangsung dalam suasana kondusif tanpa khawatir munculnya risiko politik akibat persoalan ekonomi. “Mari kita dorong kerja sama tunggal untuk kemajuan negara," cetusnya.

Hasto menegaskan, PDIP memang belum menjalin kerja sama yang bersifat permanen untuk Pemilu 2024. Namun, ia memastikan, jika waktunya tiba, PDIP akan mengambil prakarsa.

Berita Terkait : Puan Masih Nyantai

Ide koalisi tunggal ini ditanggapi beragam partai-partai lain. Ada yang cuek, ada yang menolak.

Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily termasuk yang cuek. Kata dia, Golkar berkomitmen dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk mengedepankan politik gagasan.

Tertarik kemungkinan berkoalisi dengan PDIP, dia menyatakan, di partainya belum ada pembahasan ke arah sana. Walaupun begitu, komunikasi dengan PDIP sebagai sesama partai pendukung pemerintah sangat baik. "KIB saat ini fokus bergerak di daerah-daerah untuk memperkuat basis agar koalisi ini mendapatkan tempat di hati rakyat," kata Ace, kemarin.

Berita Terkait : Pak Menag, Kasih Sanksi Tegas Ya...

Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay juga enggan berkomentar banyak mengenai ide koalisi tunggal yang dicetuskan Hasto. Ia mengaku belum membaca secara detail yang dimaksud koalisi tunggal itu. "Saya belum baca berita lengkapnya," kata Saleh, saat dikontak Rakyat Merdeka, tadi malam.
 Selanjutnya