Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jadi Mitra Pemerintah atau Oposisi
Nasib Gerindra Ditentukan Rakernas Bulan September
Kamis, 18 Juli 2019 06:15 WIB
Sebelumnya
Sehingga untuk saat ini dia tidak mempermasalahkan setiap kader yang memiliki pandangan soal partai ke depan. Namun Andre berharap, setelah Rakernas, putusan sudah ditetapkan, seluruh kader dapat mematuhi dan menjalankannya.
Sebelumnya, para pendukung Gerindra merasa kecewa lantaran Prabowo bertemu dengan Jokowi, misalnya Persatuan Alumni (PA) 212. Mereka merasa Gerindra tidak menghargai para ulama, karena melaksanakan pertemuan tanpa izin.
Dari situ, PA 212 melihat akan adanya rencana Ijtima Ulama IV. Forum yang diisi oleh para ulama itu akan membahas pandangan usai Pilpres 2019. Tak terkecuali juga membahas soal rencana tidak lagi mendukung Prabowo.
Baca juga : Wapres Berikan Penghargaan Kepala Daerah Terhebat
Namun demikian, Gerindra mengucapkan terima kasih atas dukungan yang sebelumnya diberikan. “Hak rekan-rekan (meninggalkan Prabowo) itu. Saya atas nama Pak Prabowo, sekali lagi menegaskan terima kasih tak terhingga kepada para ulama atas dukungan mereka dalam pemilu kemarin,” ujar Ketua DPP Gerindra Habiburokhman.
Menurut dia, sejatinya Prabowo tidak akan pernah meninggalkan janjinya dan akan membuat Indonesia adil dan makmur. Janji lainnya juga disebutkan oleh Habiburokhman, memulangkan Rizieq Syihab ke Tanah Air.
Ketua DPP Gerindra Sodik Mujahid juga mengungkapkan adanya pendukung yang kecewa hal biasa. Menurutnya, langkah yang akan diambil Prabowo adalah menemui mereka untuk menjelaskan pertemuan tersebut.
Baca juga : Begini Cara Pemerintah Bikin Harga Gas Indonesia Bisa Bersaing Di Asia Tenggara
Kendati demikian, Sodik belum mengetahui kapan rencana itu akan terealisasi. Tapi bertemu dengan pendukung sendiri, dia yakin Prabowo tidak akan menemui kesulitan.
Sebelumnya, PA 212 berencana menggelar Ijtima Ulama IV. Hal ini diungkapkan Jubir PA 212 Novel Bamukmin. Dalam forum tersebut banyak agenda yang dibahas, salah satunya apakah masih akan menjadi barisan pendukung Prabowo.
“Agenda banyak, termasuk sikap politik, kepastian hukum, itu kan ada agenda yang harus dituntaskan. Kita menjadi oposisi bersama Prabowo atau partai-partai atau tidak bersama Prabowo atau partai-partai,” terang Novel. [MHS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya