Dark/Light Mode

Golkar Yakin Elektabilitas Airlangga Bakal Moncer

Jumat, 28 Oktober 2022 07:10 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Survei Indonesia Political Opinion (IPO) mengungkapkan elektabilitas Partai Golkar serta Ketua Umum Airlangga Hartarto cukup bagus. Beringin berada di urutan ketiga dengan dukungan 9,3 persen di bawah PDIP (26,2 persen) dan Gerindra (12,4 persen).

Airlangga Hartarto masuk dalam tiga besar capres yang dapat dukungan 9,3 persen di bawah AHY (11,8 persen) dan Prabowo Subianto (29,2 persen). 

Moncernya elektabilitas Airlangga dinilai tak terlepas dari posisinya sebagai menteri yang paling tenang dan tak membuat gaduh. 

Politikus Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno mengatakan, hasil survei itu menggambarkan Airlangga sebagai pemimpin yang mengerti persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia. 

Menurutnya, elektabilitas itu juga buah dari pengalaman dan kemampuan Airlangga ketika menjadi pemimpin.

Baca juga : Dewan Pakar Golkar: Pidato Jokowi Gamblang dan Jelas, Mantapkan Airlangga Di 2024

"Ini menunjukkan kemampuan Pak Airlangga dengan jam terbang tinggi, dan memahami betul permasalahan dan kebutuhan bangsa," ujar Dave, Kamis (27/10).

Dave meyakini, elektabilitas Airlangga akan terus meningkat, seiring dengan berjalannya waktu dan upaya Golkar dengan mesin politik mensosialisasikan Airlangga.

"Kami yakin angka tersebut akan terus menanjak, hingga memperoleh kemenangan sempurna pada 2024," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, Golkar masih punya waktu mendongkrak elektabilitas partai. Kerja politik Golkar akan dilakukan sistematis guna memenangkan kontestasi 2024.

"Masih banyak waktu untuk seluruh kader Golkar bekerja optimal agar meningkatkan elektabilitas. Dan memang secara sistematis, kami terus bekerja di dapil masing-masing untuk memperkuat jaringan," pungkasnya.

Baca juga : Mardiono Kasih Kode Dukung Ganjar

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, elektabilitas Golkar dan Airlangga Hartarto melesat, membuat mereka kian kompetitif dan ‘cukup mengancam’ dalam laga Pilpres 2024. 

Dalam hasil survei yang dirilis IPO, berdasarkan elektabilitas, Airlangga mampu unggul dari beberapa ketua umum parpol lain. Begitu juga Golkar, mampu di posisi tiga besar setelah PDIP dan Gerindra.

“Ini barangkali yang membuat Airlangga dan Golkar sebagai tokoh dan partai yang kompetitif,” jelas Dedi, Kamis (27/10).

Padahal, kata dia, dalam satu tahun terakhir ini, baik Airlangga dan Golkar tidak banyak memunculkan diri. Namun, kerja nyata Airlangga sebagai Menko Perekonomian terlihat. Ini juga yang membuatnya dan Golkar dekat dengan Presiden Jokowi. 

“Sesuai catatan IPO, senyapnya Airlangga dan Golkar, justru dimaknai sebagai loyalitas Jokowi. Ternyata berimbas pada elektabilitas Golkar, sekaligus elektabilitas Airlangga yang justru terjadi peningkatan signifikan, termasuk unggul dari Puan Maharani,” jelas Dedi. 

Baca juga : Pemerintah Kudu Fokus Jaga Stabilitas Harga Pangan

Dua Skenario

Dengan elektabilitas Airlangga yang merangkak naik, ada dua skenario untuk Ketua Umum Golkar ini maju dalam laga Pilpres 2024. 

“Apakah Airlangga memimpin koalisi sekaligus pencapresannya nanti, atau dia hanya memimpin koalisi dan dicawapreskan dengan tokoh pilihan Jokowi,“ sebut Dedi. 

Kedekatan Jokowi tampak kian jelas saat dia menghadiri ultah Golkar. Bahkan, Jokowi mencontohkan Airlangga sebagai calon pemimpin yang memiliki jam terbang tinggi.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.