Dewan Pers

Dark/Light Mode

Belum Ada Jaminan Dukung Pencapresan

PKS Nyenengin Anies

Rabu, 25 Januari 2023 08:00 WIB
Juru Bicara PKS Muhammad Kholid. (Foto: dok. pks.id).
Juru Bicara PKS Muhammad Kholid. (Foto: dok. pks.id).

 Sebelumnya 
“Nama-nama tersebut terus didalami oleh masing-masing pihak koalisi, saatnya akan dibicarakan bersama dengan fairness, objektif untuk bisa raih kemenangan,” kata Al Muzzammil, kemarin.

Hal senada disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Kata dia, hingga saat ini partainya tidak berubah sikap untuk mengusung Anies. Soal siapa cawapresnya, dia bilang, masih dibicarakan oleh tim kecil yang terdiri dari perwakilan tiga partai untuk mencapai mufakat. “Kami lagi cari formula yang tepat. Deklarasi mudah-mudahan Februari ini,” kata Mardani, di akun Twitter miliknya, kemarin.

Berita Terkait : Bawa Gerbong Anak Muda, Tsamara-Pange Dukung Erick Pimpin PSSI

Di tempat terpisah, NasDem masih menanti Demokrat dan PKS menggelar deklarasi. Waketum NasDem Ahmad Ali mengatakan, kepastian itu penting agar pembicaraan koalisi berlanjut ke kriteria cawapres. “Sekarang ada banyak partai bicara tentang capres, tentang Anies, tapi tidak pernah deklarasi. Bingung juga kita itu,” kata Ali, kemarin.

Menurut dia, kalau koalisi sudah terbentuk akan lebih mudah membicarakan capres-cawapres. Pembahasan pun akan lebih komprehensif misalnya, memetakan wilayah yang menjadi kekuatan dan kelemahan Anies “Kita bicara surveinya, kita lihat daerah mana kekuatan dan kelemahan Mas Anies, sehingga figur wakil itu bisa mengisi persoalan-persoalan itu,” kata Ali, kemarin.

Berita Terkait : Musra XIII Jatim Bukti Dukungan Untuk Moeldoko Nyapres Menguat

Ali menambahkan, partainya saat ini dalam posisi menunggu sikap Demokrat dan PKS. Ia pun menyoroti kedua parpol yang seolah mengunci pilihan dengan cawapresnya masing-masing. Padahal menurut dia, sebelum menentukan figur lebih baik membicarakan kriteria cawapresnya. Kendati begitu, Ali menegaskan komunikasi yang dijalin dengan Demokrat dan PKS tetap berjalan lancar dan memiliki sikap yang sama.

“Kami berpandangan lain dalam berkoalisi itu tidak bisa orang memaksakan kehendak,” kata Ali.

Berita Terkait : Dubes RI Ajak Jurnalis China Pelesiran Ke Indonesia

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, faktor penentu keberhasilan Koalisi Perubahan adalah dari sosok cawapres yang dipilih untuk mendampingi Anies. Jika nama cawapres tidak disepakati bersama, bisa saja koalisi bubar di tengah jalan. ■