Dark/Light Mode

Rakornas Hanura Dihadiri Puluhan Ribu Kader

OSO: Kalau Daerah Nggak Maju Jangan Mimpi Indonesia Makmur

Jumat, 3 Maret 2023 07:55 WIB
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (OSO) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan sejumlah kader Partai Hanura saat menghadiri Rakornas Partai Hanura, di Bandung, kemarin. (Foto: Ist)
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (OSO) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan sejumlah kader Partai Hanura saat menghadiri Rakornas Partai Hanura, di Bandung, kemarin. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta (OSO) menilai, pembangunan daerah sangat penting. Menurutnya, Indonesia makmur hanya sebuah mimpi kalau daerah tidak maju.

Hal itu disampaikan OSO saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, kemarin. Rakornas yang berlangsung dari 2-4 Maret 2023 ini mengangkat tema “Membangun Daerah Dengan Hati Nurani”.

Acara ini dihadiri pengurus pusat dan 34 DPD Partai Hanura dari seluruh Indonesia. Hadir juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Pembukaan Rakornas ditandai dengan pemukulan gong oleh OSO. Ikut mendampingi jajaran elit Hanura dan Ridwan Kamil.

Agenda Rakornas cukup padat. Ada paparan Retorika Politik oleh Ketua Dewan Pakar Hanura Prof Bachtiar Ali, dilanjut paparan Langkah Preventif dan Preentif Pengamanan Pemilu dan Hasil Perolehan Suara oleh Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi Hanura Dodi Suhartono Abdulkadir. Kemudian paparan Sukses Pemilu 2024 oleh Ketua Bappilu Pusat Hanura Mayjen TNI (Purn) Sumiharjo Pakpahan, paparan Tim Seleksi Pencalegan oleh Irjen Pol (Pur) Marwan Paris.

Rakornas berlangsung sangat meriah. Tercatat ada puluhan ribu kader yang hadir. Saking banyaknya yang datang, para kader tidak bisa masuk semua ke ruang acara. Mereka pun berkumpul di luar gedung. Jalan Asia Afrika pun sampai tertutup oleh kader Hanura.

Baca juga : Menuju 100 Hari Piala Dunia U-20. Menpora Ajak Masyarakat Sambut Pesta Bola Di Indonesia

"Karena itu saya meminta maaf kepada pengendara karena perjalanannya terganggu yang di luar dugaan begitu banyak masyarakat Jabar yang hadir karena tertanam hati nurani," tutur OSO. 

Kata OSO, peserta yang hadir bukan lagi "kadir", melainkan seorang kader. Ia meminta, seluruh kader Hanura menanamkan rasa memiliki daerahnya. "Itu sebabnya tagline Partai Hanura sekarang berpihak pada daerah," cetusnya.

Menurut OSO, bangsa ini baru bisa makmur, ketika daerahnya sudah makmur. Bila seluruh daerah sejahtera, Indonesia bisa sejahtera. Karena kebahagiaan itu adanya di daerah-daerah.

Karena itu, OSO memuji pemerintahan Jokowi yang banyak membangun infrastrukur di daerah-daerah. Terbukti, pembangunan itu untuk meningkatkan sosial ekonomi masyarakat di dearah.

Dia bangga dengan pemerintah daerah yang sudah berhasilan di daerah. Namun, dia juga menyayangkan, masih banyak yang belum. Menurut OSO, jika pemimpin daerah, tidak menangkap sinyal-sinyal pembangunan untuk mensejahterakan daerah, maka daerah itu akan tertinggal.

“Karena saya sudah mengelilingi daerah, hampir rata. Saya dari dulu berada di kelompok pembangunan politik daerah. Saya pernah di utusan daerah, di fraksi daerah, dewan pimpinan daerah. Hanya dengan daerah, Indonesia akan maju. Jangan mimpi kalau sebagai daerah tidak maju Indonesia bisa makmur," tegas OSO.

Baca juga : Rukita Jawab Kebutuhan Rumah Berkualitas Bagi 50 Juta Generasi Muda Indonesia

Hanura, kata dia, sejak awal memperhatikan daerah supaya pembangunannya merata. "Kita semua orang daerah kan? Enggak ada yang dari langit? Nah, karena semuanya dari daerah maka tentu seseorang akan bangga bila daerahnya masing-masing terjadi perubahan ke arah kemajuan. Berpihaklah pada daerah tapi ingat jangan daerahisme," katanya.

Ketika disinggung terkait calon presiden yang bakal diusung oleh Hanura, OSO mengatakan, tentunya para pemimpin bisa berasal dari daerah mana pun. "Dari dahulu tentu calon presiden atau wakil dari daerah. Nah kalau soal siapa calonnya, nanti kita berunding dahulu," ujarnya.

Di bagian lain mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi pertarungan untuk berpihak pada rakyat. "Pertanyaan sederhana, siapa yang sudah membuktikan keberpihakan kepada rakyat," seloroh OSO.

Menurutnya, saat ini rakyat tidak bisa dibodohi lagi. Maraknya pemberitaan di media, dan masifnya sosial media, membuat rakyat semakin paham. Rakyat menginginkan pemimpin pemimpin yang betul-betul berpihak pada rakyat.

"Kita berada di sini membicarakan yang betul-betul menyentuh pada rakyat. Pada generasi muda yang akan menggantikan generasi penerus bangsa ini," ucapnya.

OSO mengatakan, semua membutuhkan pekerjaan. Sebab itu lapangan kerja yang menjadi penting. Indonesia banyak mengirim tenaga kerja ke luar negeri. Padahal, di dalam negeri membutuhkan banyak pekerja.

Baca juga : Moeldoko Pede Bandara Dhoho Kediri Tumbuhkan Daerah Ekonomi Baru

Namun, OSO berpesan kepada Tenaga Kerja Indonesia untuk meningkatkan kemampuan di bidang teknologi. Sehingga ketika kembali ke Tanah Air, orang tersebut bisa transfer keilmuannya. Dengan begitu, Indonesia tak lagi mengambil pekerja dari luar di bidang tertentu.

Karena itu, Hanura mengambil porsi Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk mempelajari, mengisi dan menyalurkan tenaga kerja untuk kembali ke negara Indonesia. "Itu bagian terkecil. Jangan ribut-ribut. Jangan mau dikacaubalaukan. Mari bersatu, kita tantang radikalisme. Kita tantang yang melawan Pemerintah, karena kita berada di Negara Republik Indonesia," tukas OSO.

Sementara dalam pidatonya, Ridwan Kamil mengucapkan selamat kepada Partai Hanura yang menggelar Rakornas. Dia juga mengapresiasi, Ibu Kota Jawa Barat itu jadi tempat Rakornas. Dia juga mendoakan Partai Hanura semakin besar.

“Saya doakan juga Pak Oesman Sapta, guru kita semua untuk selalu sehat dan membimbing kita semua yang muda-muda dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.