Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ini Alasan SBY Legowo Ditelikung Di Tengah Jalan, Sebut Demokrat Ditolong Allah
Jumat, 1 September 2023 19:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih untuk legowo usai partainya ditelikung Anies Baswedan dalam penentuan calon wakil presiden (cawapres).
Hal itu disampaikan SBY ketika memberi arahan dalam emergency meeting di Puri Cikeas, Jumat (1/9).
Baca juga : SBY: Untung Ditelikung Sekarang, Demokrat Masih Ditolong Tuhan
"Di sisi lain, meskipun kita dibeginikan, capres Anies dan mitra koalisi kita, tapi sesungguhnya kita harus bersyukur," kata SBY.
"Ya memang kita ditelikung dan ditinggalkan, seperti ini sekarang. Bayangkan kalau ditelikung kita ini satu dua hari sebelum batas pendaftaran ke KPU. Bayangkan seperti apa? Kita masih ditolong Allah," sambungnya.
Baca juga : Hensat: AHY Ditinggal Anies, Demokrat Dapat Ujian Berat
Dari hasil kontemplasinya, SBY menilai partainya tidak diizinkan Allah untuk bermitra orang yang tidak shiddiq atau tidak jujur.
"Kita tidak diizinkan oleh Allah untuk mendukung seseorang dan untuk bermitra dengan orang lain yang kalau kita teladani akhlak pemimpin-pemimpin besar, akhlak Rasulullah bagi yang beragama Islam, yang kita rasakan sekarang ini mereka tidak siddiq, tidak jujur, tidak amanah. Berarti tidak bisa dipercaya dan mengingkari hal-hal yang sudah disepakati. Tidak memegang komitmen dan janji-janjinya. Bagaimana nanti jika menjadi pemimpin," tuturnya.
Baca juga : Kali Ini, Demokrat Tidak Membalas
Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya pada Kamis (31/8) mengatakan bahwa Anies telah mengutus Sudirman Said untuk menyampaikan keputusan duet Anies dengan Cak Imin. Keputusan tersebut, kata Riefky diambil sepihak dengan Ketum Partai NasDem Surya Paloh, tanpa melibatkan parpol lain di KPP.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya