Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklaim akan tetap mendukung Presiden Jokowi sampai akhir masa jabatannya saat ini, dan pelantikan pada 20 Oktober mendatang.
"PSI akan kukuh berdiri, mendukung segala keputusan yang diambil Presiden Jokowi untuk kebaikan bangsa. Presiden Jokowi juga perlu kekuatan politik yang memberikan masukan positif, dalam proses pengambilan politik tersebut," kata Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka dalam rilisnya, Sabtu (28/9).
Baca juga : 2 Mahasiswa Kendari Tewas Berdemo, Ketua MPR Sampaikan Ucapan Belasungkawa
Isyana juga menuturkan, partainya juga akan mem-back up penuh Presiden Jokowi. Termasuk, ikut menanggung konsekuensi yang timbul atas kebijakan yang dibuat.
"Sekaligus pasang badan dengan segala konsekuensi politik, yang mungkin terjadi karena keputusan itu," tegasnya.
Baca juga : Dua Mahasiswa Meninggal di Kendari, Jokowi Ucapkan Belasungkawa
Mantan presenter TV ini juga melihat, akhir-akhir ini Presiden Jokowi selalu dihadapkan pada persoalan politik yang kompleks. Termasuk, dalam mengambil kebijakan.
"Hari-hari ini, Presiden Jokowi dihadapkan pada berbagai persoalan politik yang sangat tinggi kompleksitasnya. Oleh karena itu, PSI yakin, Jokowi sebagai seorang presiden dan negarawan akan mengambil keputusan-keputusan strategis yang baik dan positif, untuk menyelamatkan masa depan bangsa Indonesia," tutupnya. [EDY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya