Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Kakak Mega Bicara Kemungkinan Suksesi Di PDIP

Rabu, 4 Oktober 2023 08:00 WIB
Putra sulung Presiden pertama RI, Guntur Soekarnoputra. (Foto: Instagram GP Nusa Tenggara Barat)
Putra sulung Presiden pertama RI, Guntur Soekarnoputra. (Foto: Instagram GP Nusa Tenggara Barat)

RM.id  Rakyat Merdeka - Putra sulung Presiden pertama RI, Guntur Soekarnoputra bicara soal kemungkinan suksesi di PDIP yang saat ini masih dipegang oleh adiknya, Megawati Soekarnoputri. Guntur mengusulkan, Mega sudah saatnya jadi Ketua Dewan Pembina, tapi memiliki kewenangan seperti sekarang, lalu Presiden Jokowi yang nanti akan pensiun di 2024 menjadi ketua umum PDIP selanjutnya. Bisakah usul Guntur ini terlaksana? Kita lihat saja...

Guntur bicara soal kemungkinan suksesi di PDIP itu, dalam sebuah tulisan opini panjang di Koran Kompas, yang terbit Sabtu (30/9/2023). Judul opininya “Indonesia, Jokowi, dan Megawati Pasca-2024”.

Baca juga : Jokowi: Ngeri!

Dalam tulisan opini itu, awalnya Guntur membahas soal kebijakan politik hilirisasi Jokowi. Menurut Guntur, kebijakan Jokowi mendorong hilirisasi sumber daya alam sudah tepat. Hal itu untuk meningkatkan nilai tambah.

Dia memuji keberanian eks Wali Kota Solo itu, melakukan hilirisasi sumber daya alam meskipun mendapat perlawanan dari negara-negara Eropa. Melihat keberanian Jokowi itu, Guntur menyamakan dengan ayahnya, Soekarno.

Baca juga : Komrad Pancasila Dorong Semua Pihak Sukseskan Pemilu Damai

Sebelum menutup tulisannya, Guntur menyinggung soal nasib Jokowi pasca tidak lagi menjadi presiden pada 2024. Menurut dia, dengan melihat tantangan geostrategis masa datang dan relasinya dengan banyak tokoh, sejumlah kalangan dan wong cilik, Jokowi masih dibutuhkan dalam lingkar kekuasaan dan pemerintahan. Bukan sebagai presiden, paling tidak sebagai ketua umum partai.

Menurut Ketua Dewan Ideologi DPP Persatuan Alumni GMNI ini, Jokowi bisa meneruskan estafet kepemimpinan di PDIP sebagai ketua umum menggantikan Mega. Sedangkan Mega menjadi Ketua Dewan Pembina PDIP. Apalagi, belum ada jaminan pasca Pemilu 2024, Mega tetap menjadi Ketum PDIP, mengingat usianya pada 23 Januari 2024 sudah mencapai 77 tahun.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.