Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
Klaim Kubu 01
Jawa Barat Sudah Jebol, Prabowo Sia-sia Ke Jateng
Minggu, 17 Februari 2019 08:06 WIB
Sebelumnya
“Akibat koalisi Prabowo tidak solid, maka kolaborasi Parpol Koalisi Indonesia Kerja dan relawan berhasil merubah peta Jabar. Jabar saat ini menjadi Rumah Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” tegas Hasto.
Hasto menambahkan, elektabilitas paslon Jokowi-Ma’ruf Amin saat ini telah menyentuh angka 41,7 persen, sedangkan Prabowo-Sandi turun menjadi 37,9 persen.
Baca juga : Prabowo Tak Akan Menyerang
Hasil survei internal koalisi pendukung Jokowi, bahkan menempatkan elektabilitas Jokowi-Amin di Jabar sudah menembus angka 52,4 persen.
Dukungan para tokoh Jawa Barat, seperti Agum Gumelar, Ridwan Kamil, TB Hasanuddin, Deddy Mizwar, Dedi Mulyadi, dan tokoh-tokoh sentral seperti Solihin GP, telah mengubah drastis peta politik Jabar.
Baca juga : Prabowo Diminta SBY Jaga Kondisi Kesehatan
“Terlebih KH Ma’ruf Amin juga berkontribusi besar terhadap menguatnya dukungan umat muslim. Posisi Pak Jokowi sebagai incumbent yang berprestasi juga menjadi faktor berubahnya peta politik tersebut,” ujar Hasto.
Hal senada disampaikan Jubir TKN, Ace Hasan Syadzily. Menurutnya, terlalu sibuk di Jateng, ‘kandang’ Prabowo di Jabar kebobolan. “Itulah salahnya, kenapa mereka gempur Jawa Tengah? Padahal Jawa Tengah ini sudah betul-betul ke kita.
Baca juga : Jokowi & Prabowo Siapa Mau Datang?
Jawa tengah dikejar, eh Jawa Baratnya ditinggalkan. Ya sudah kami rebut,” ujar Ace. Menurut dia, ada beberapa penyebab naiknya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di Jabar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya