Dark/Light Mode

Merasa Berat dan Sendirian

PKS Masih Berharap PAN dan Demokrat Jadi Oposisi

Sabtu, 27 Juni 2020 06:07 WIB
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Foto: Istimewa)
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepertinya berat melakoni peran sebagai oposisi terhadap rezim Jokowi-Ma’ruf. Partai bernapaskan Islam ini berharap, parpol yang tidak masuk koalisi pemerintah ikut mengambil peran itu.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menginginkan oposisi kuat, sehingga kontrol terhadap pemerintah berjalan efektif. “Kami berharap oposisi yang kuat. Dan itu perlu jumlah yang cukup. Publik akan diuntungkan, jika oposisi punya jumlah mencukupi,” ujar Mardani kepada Rakyat Merdeka.

Baca juga : Konglomerat, Ayo Bantu Orang Miskin

Seperti yang diceritakan Mardani di webinar Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Kamis (25/6), PKS berharap parpol pendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2024 lalu merapatkan barisan bersama PKS menjadi oposisi.

Menurutnya, peran oposisi yang hanya diambil oleh PKS, membuat timpang. Mardani pun berkelakar, PKS merasa berat dan sendirian ketika melakoni peran ini tanpa parpol lain. Terlebih, saat ini lebih banyak parpol justru berperan sebagai pendukung pemerintah.

Baca juga : Pemimpin Di PUPR Harus Berkarakter dan Jangan Korupsi

“Memang ada ketimpangan. Faktanya tegas menyatakan, oposisi baru satu PKS saja. Kami tidak bahagia sendirian jadi oposisi,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.