Dark/Light Mode

DPD Provinsi Sumatera Selatan

Dikuasai Wanita, Istri Eks Ketua DPR Dilawan Ponakan Wagub

Kamis, 28 Februari 2019 12:47 WIB
Asmawati (kiri) dari Caleg Pertahana, Siska Marleni (tengah) dari Caleg Pertahana dan Amaliah (kanan) dari Caleg DPD.
Asmawati (kiri) dari Caleg Pertahana, Siska Marleni (tengah) dari Caleg Pertahana dan Amaliah (kanan) dari Caleg DPD.

 Sebelumnya 
Petahana lain, Abdul Aziz. Dia menjadi anggota DPD periode 2014-2019 melalui pergantian antar waktu (PAW) menggantikan Aidil Fitrisyah karena meninggal pada 9 November 2014.Calon penantang petahana juga muncul dari kalangan perempuan. Yakni Eva Susanti. Diketahui, Eva Susanti adalah istri Wahyu Sanjaya, anggota DPR RI dari Partai Demokrat.

Baca juga : Lawan Eks Petinggi Parpol, Cucu Pahlawan Tidak Ciut Nyali

Penantang lain, Nandriani Octarina. Nandriani saat ini menjabat Ketua IKA Psikologi FK Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Ketua DPD Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) serta Ketua AMKPD Kota Palembang.

Baca juga : Mantan Bos MK & Eks Cawagub Hadang Laju 4 Juara Bertahan

Calon senator pendatang baru lain adalah Amaliah. Dia merupakan istri Ketua DPD KNPI Kota Palembang Handri Pratama Putra dan juga keponakan dari Wagub Sumsel terpilih Mawardi Yahya.
Belum lama ini, Amaliah mendapatkan survei cukup baik dalam perebutan kursi senator.“Kalau surveynya begitu Alhamdulillah. Tentu, ini jadi motivasi buat kami dan keluarga tentunya,” kata wanita berhijab ini.

Baca juga : PAN Gaet Istri Gubernur, Awang Faroek Pilih Pasrah

Meski demikian, Amaliah mengaku tidak lengah dan bersama tim tetap akan bekerja lebih keras untuk memenangkan satu kursi senator. “Tentu tidak akan mudah. Apalagi calon lain sangat potensial. Yang pasti tetap besusaha dan iktiar,” tutupnya. [EDY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.