Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jelang Muktamar PPP
Banyak Stok, Muqowwam Dukung Kader dari Internal
Minggu, 20 September 2020 08:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Politisi senior PPP Akhmad Muqowwam mengingatkan, agar seluruh unsur partai untuk mendahulukan dan mendukung kader internal sebagai calon ketua umum di Muktamar. Pernyataan itu disuarakan Muqowwam karena ada beberapa pihak yang ingin mendorong pihak luar atau figur eksternal untuk dijadikan ketua umum PPP periode 2020-2025.
“Saya risau ada dari kepolisian, ada dari TNI yang mau didorong menjadi ketum,” ungkap Muqowwam di sela-sela Bincang Politik Sesi 2 melalui Zoom Meeting.
Baca juga : Muktamar PPP Bakal Digelar Januari 2021
Ditegaskan Muqowwam, semua kader dan pengurus PPP harus komitmen dan konsisten dengan semangat mendukung kader sebagai caketum. Siapa pun kader yang terpilih sebagai ketua umum harus dari internal partai. “Kader yang ada di dalam tidak dioptimalkan dengan baik, tapi dari luar malah mau ditarik-tarik masuk ke dalam,” katanya, heran.
Mantan Wakil Ketua DPD ini mengingatkan bahwa di internal PPP banyak kader yang layak dan punya kapasitas menduduki posisi sebagai ketua umum. “Ingat, kita tidak kekurangan tokoh,” cetusnya.
Baca juga : Puan Maharani : DPR Dukung Penguatan Bidang Maritim
Seperti diketahui, ada beberapa yang menjadi buah bibir maju menjadi calon ketum. Dari internal PPP ada Plt ketua umum Suharso Monoarfa, Wakil ketua umum Mardiono, Zainut Tauhid Sa’adih, Ahmad Farial dan Akhmad Muqowwam. Sedangkan dari eksternal yang disebut-sebut yakni Sandiaga Salahuddin Uno, Gatot Nurmantyo, Tito Karnavian dan lainnya.
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengungkapkan Muktamar PPP kemungkinan akan digelar Januari 2021. “Pelaksanakan Muktamar akan dilaksanakan setelah pilkada, yakni kemungkinan awal Januari 2021,” ungkap Arsul.
Baca juga : Biar Transparan, Jokowi Dukung BPK Periksa Anggaran Penanganan Corona
Keinginan untuk menggelar Muktamar PPP dipercepat adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi agenda politik di masa depan seperti tahapan verifikasi di Pemilu 2024. Sebelum menggelar Muktamar, Arsul juga menyarankan agar terlebih dahulu digelar Mukernas lagi. Mukernas yang akan menentukan jadwal pastinya Muktamar PPP.
Diakui Arsul, Muktamar merupakan suatu keharusan untuk membenahi partai ke depan. Yang lebih menggembirakan lagi adalah sikap Plt ketua umum PPP Suharso Monoarfa, sangat mendukung pelaksanaan Muktamar dipercepat. [REN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya