Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
DPD Provinsi Aceh
Keok Di Pilgub, Puteh Masih Incar Kursi Senator
Jumat, 8 Maret 2019 11:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pasca gagal di Pemilihan Gubernur (Pilgub), Abdullah Puteh masih berminat incar kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Provinsi Aceh. Sesuai data KPU per 14 Desember 2018, ada 46 calon senator perwakilan Provinsi Aceh.
Mereka saling bersaing memperebutkan 4 kursi DPD. Di antara puluhan caleg itu, 3 caleg berstatus petahana. Mereka adalah Fachrul Razi, Ghazali Abbas Adan dan Sudirman. Satu-satunya petahana tidak lagi muncul adalah Rafli.
Baca juga : Dua Kursi Kosong Jadi Rebutan Puluhan Calon
Meski petahana punya basis massa kuat, tapi, calon pendatang baru punya kualiatas. Misalnya, Abdullah Puteh.
Diketahui, Puteh adalah Gubernur Aceh periode 2000-2004. Saat menjabat orang nomor satu di Provinsi Aceh, Puteh kena kasus korupsi pembelian 2 helikopter.
Baca juga : Putri Panglima Riau Merdeka Melawan Staf Ahlinya
Dalam kasus ini, negara dirugikan sebesar Rp 4 miliar. Pengadilan memvonis Puteh bersalah dengan hukuman 10 tahun penjara.
Selepas dari hukuman, Puteh kembali ke dunia politik. Pada Pilgub Aceh 2017, Puteh maju sebagai calon Gubernur berpasangan dengan Sayed Mustafa Usab. Tapi kalah dari pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriyansyah.
Baca juga : Eks Wawali Dan Anggota DPR Berebut Kursi ‘Warisan’ Jumiati
Selain Puteh, ada calon lain. Adalah Anwar Ahmad, mantan Wakil Bupati Aceh Besar. Diketahui, Anwar mengawali Sesuai data KPU per 14 Desember 2018, ada 46 calon senator perwakilan Provinsi Aceh.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya