Dark/Light Mode

Amien Rais Bikin Partai Baru

PAN Pede Nggak Ada Bedol Desa

Kamis, 1 Oktober 2020 21:21 WIB
Amien Rais Bikin Partai Baru PAN Pede Nggak Ada Bedol Desa

RM.id  Rakyat Merdeka - Juru Bicara Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menegaskan, Amien Rais sebagai salah satu pendiri dan mantan Ketua Umum PAN 2000-2005 sudah tidak lagi menjadi bagian dari keluarga besar partai berlambang matahari biru. Seiring keputusannya meluncurkan Partai Ummat pada hari ini, Kamis (1/10).

"Pak Amien Rais sudah tidak identik lagi dengan PAN. PAN mengucapkan selamat datang kepada Partai Ummat di gelanggang politik," kata Viva dalam keterangannya, Kamis (1/10).

Secara ideologi politik, PAN dan Partai Ummat berbeda. PAN berideologi Nasionalis-Relijius, Partai Ummat itu partai Islam. Perbedaan ideologi politik tentu akan membawa konsekuensi berbeda dalam basis sosial di masyarakat.

Berita Terkait : Partai Baru Amien Rais Diramal Sulit Berkembang

Viva Yoga mengatakan, PAN tidak memiliki program khusus terkait berdirinya Partai Ummat. PAN saat ini tetap fokus untuk menyelesaikan konsolidasi organisasi sampai ke tingkat desa. Melalui kegiatan Permusyawaratan, membuat program kemanusian untuk membantu pemerintah memberantas pandemi Covid 19, dan menjalankan fungsi konstitusional di lembaga legislatif.

Termasuk fungsi kontrol dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Serta masif bergerak membangun proses perkaderan partai.

"PAN meyakini, kader dan pengurus PAN memiliki rasionalitas politik dan berakal sehat. Mereka akan tetap istiqomah dan cinta PAN. Jika ada anggota yang keluar dari PAN dan ikut Partai Ummat, itu hanya sebagian kecil saja. Non signifikan. Tidak bedol desa," papar Viva Yoga.

Berita Terkait : Amien Rais Luncurkan Partai Baru, PKS Ucapkan Selamat

Ia menambahkan, sampai saat ini, tidak ada satu pun anggota legislatif, di DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota maupun kader di lembaga eksekutif yang menyatakan keluar dari PAN dan bergabung di Partai Ummat.

Menurutnya, hal itu terjadi karena menjadi anggota legislatif dan eksekutif melalui kontestasi dan kemenangan elektoral, adalah buah dari perjuangan yang tidak mudah. Sehingga, para anggota legislatif itu berpikir realistis sebagai seorang politisi.

Selain itu, sistem kepartaian dan pemilu menurut Undang-undang tentang Partai Politik dan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu membutuhkan sumberdaya partai yang kuat.

Berita Terkait : Kenalkan, Partai Baru Amien Rais, Namanya Partai Ummat

Ada persyaratan berdirinya partai politik baru, ada persyaratan partai politik baru dapat mengikuti kontestasi pemilu sebagai peserta, dan ada persyaratan partai politik peserta pemilu lolos parliamentary threshold (PT) agar dapat meraih kursi di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/ kota.

"PAN akan terus bertransformasi untuk mengarungi samudera politik menjadi partai modern, dan menjadi alat perjuangan politik rakyat untuk membangun peradaban Indonesia. Serta mempercepat terwujudnya kemakmuran rakyat Indonesia," pungkas Viva Yoga. [QAR]