Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pasca tertangkapnya Romahurziy oleh KPK tidak mengendorkan semangat kader PPP menghadapi Pemilu 2019. Termasuk memenangkan pasangan calon 01 Jokowi-Ma’ruf.
Partai Kabah menjamin dukungan PPP terhadap pasangan capres dan cawapres tak akan berubah, meskipun terjadi pergantian pimpinan partai.
Baca juga : Kasus Suap Korporasi PT Merial Esa, KPK Bekukan Uang Rp 60 M
Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha mengatakan, kader PPP tetap kompak dan semangat menyongsong Pemilu 2019, walaupun partai sedang menghadapi cobaan atas kasus tertangkapnya Romahurmuziy. “Kader partai tetap semangat memenangkan capres-cawapres pilihan kita,” ujarnya Minggu (17/3).
Terkait persoalan internal partai, dia yakin, akan cepat selesai. Disarankannya, pergantian kursi Ketua Umum PPP pasca kasus OTT dan pengunduran diri Romahurmuziy dilakukan sesuai AD/ART.
Baca juga : Ketua KPSN Tolak Undangan VIP Piala Presiden
Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi permasalahan administratif dikemudian hari. “Berdasarkan AD/ART hanya salah satu dari 10 orang Wakil Ketua Umum yang bisa menggantikan Romahurmuziy sebagai ketua umum. Itulah isi AD/ART hasil muktamar,” katanya.
Syaifullah menegaskan, tidak ada mekanisme konstitusional lainnya atas nama apapun kecuali forum muktamar yang bisa merubah AD/ART. Oleh karena itu, pergantian ketua umum saat ini harus sesuai AD/ART.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya