Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat (Jabar) memastikan, kadernya tetap loyal kepada Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meski diterpa isu kudeta.
"Pasti. Prinsipnya, harus fatsun. Karena Mas AHY adalah Ketum yang telah dipilih secara demokratis," ujar Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Asep Wahyuwijaya alias AW, di Bogor, Rabu (4/2/2021).
Baca juga : Demokrat Sulteng Ancam Pecat Kader Yang Dukung Rencana Kudeta AHY
Asep yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar itu menyatakan, saat ini kondisi para kader di Jabar solid. Ia bahkan menyebutkan, kader saat ini mencintai AHY selaku Ketum.
"Jadi, ketika ada oknum-oknum dari internal atau eksternal Partai Demokrat yang mencoba mengacaukan soliditas Partai Demokrat, saya pastikan, mereka amat salah bacaannya," kata legislator asal Kabupaten Bogor itu pula.
Baca juga : Demokrat Berharap Jokowi Jawab Surat AHY
Menurutnya, para pengurus dan kader Partai Demokrat mengidolakan AHY, karena instruksi-instruksi yang disampaikan putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berupa perintah untuk turun membantu rakyat. "Tanpa disuruh dan diimbau pun, saya melihat pengurus dan kader di daerah memang sedang mengidolakan Ketumnya," ujar AW lagi.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat AHY menyebutkan, ada upaya kudeta untuk merebut partainya yang melibatkan pejabat di lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga : Isu Kudeta Ketua Umum, Demokrat Surabaya Patuh Hasil Kongres Dan Setia Kepada AHY
Menurut AHY, pengambilalihan posisi pucuk partainya disinyalir akan dilakukan lewat Kongres Luar Biasa (KLB) dan akan menjadi jalan menjadi calon presiden pada Pemilu 2024.
"Konsep dan rencana yang dipilih para pelaku untuk mengganti dengan paksa Ketum PD yang sah, adalah dengan menyelenggarakan KLB," ujar AHY, di Jakarta, Senin (1/2). [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya