Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
RM.id Rakyat Merdeka - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menegaskan, kecepatan adalah hak utama yang harus diperhatikan dalam melayani masyarakat. Menurutnya, hal tersebut bisa dipenuhi dengan dukungan teknologi.
"Untuk itu, diperlukan reformasi dalam bidang pelayanan, lewat layanan yang berbasis elektronik seperti e-government, e-procurement, e-budgeting. Ini penting untuk menyiapkan era digital ke depan," kata Jokowi, saat menjawab pertanyaan tema pemerintahan dalam Debat Capres Pemilu 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3).
Baca juga : Tingkatkan Kesiapsiagaan Daerah, 10 Gubernur Rancang Cetak Biru Kebencanaan
Selain itu, penyederhanaan dan penajaman kelembagaan juga diperlukan. Menurutnya, lembaga yang tidak diperlukan dapat dipotong.
Selama pemerintahannya, Jokowi telah membubarkan 23 lembaga. Tujuannya, menjadikan pemerintahan lebih ramping, lincah dan cepat memutuskan kebijakan. "Peningkatan terhadap SDM Aparatur Sipil Negara juga akan terus dilakukan," kata Jokowi.
Baca juga : Jokowi-Amin Gunakan Hologram Untuk Kampanye
"Selain itu, kita juga melakukan yang namanya reformasi tata kelola. Manajemen semuanya harus disimpelkan, disederhanakan, tidak bertele-tele, lembaga-lembaga yang tidak perlu saya kira perlu kita bubarkan," imbuh mantan Walikota Solo itu.
Ke depan, pemerintah akan mengimplementasikan "Dilan" atau pemerintahan yang "Digital Melayani".
Baca juga : Jokowi-Maruf Dipercaya Atasi Masalah Kependudukan Dan Kesehatan
Debat Pilpres 2019 Jilid 4 ini mengangkat tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya