Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ada-ada Aja, Jajaran Demokrat Versi KLB Mau Rangkul Ibas Dan AHY
Jumat, 5 Maret 2021 19:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepengurusan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di The Hill Hotel dan Resort Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) siap menggandeng semua pihak yang menentang KLB tersebut. Tak terkecuali, Ketua Umum Partai Demokrat saat ini, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
Hal ini dikatakan salah seorang penggagas KLB Partai Demokrat Jhoni Allen Marbun.
Baca juga : AHY: Jadi Ketum Partai Demokrat Abal-abal Versi KLB Ilegal, Moeldoko Jilat Ludah Sendiri
"Semuanya akan kami rangkul. Ibas dan AHY juga akan kami rangkul, kalau mereka mau," kata Jhoni Allen di Sibolangit, seperti dikutip Antara, Jumat (5/2).
Jhoni menambahkan, pihaknya tak akan menjatuhkan sanksi kepada anggota yang menentang digelarnya KLB tersebut.
Baca juga : Moeldoko, Jadi Ketua Umum Demokrat Versi KLB Sumut
"Kami tak akan pecat yang tak hadir di KLB ini. Kami punya prinsip, jangan lakukan pada orang apa yang kau tidak sukai," katannya.
KLB Partai Demokrat di Deli Serdang pada hari ini, mendaulat Moeldoko yang merupakan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), menjadi Ketua Umum Partai Demokrat untuk periode 2021-2025.
Baca juga : KLB Mimpi Di Siang Bolong
KLB tersebut juga menetapkan Marzuki Alie yang juga mantan Ketua DPR, sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat periode 2021-2025. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya