Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
TKN: Ekonomi Indonesia Moncer Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Sabtu, 6 April 2019 15:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Misbakhun mengatakan, ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,1 persen per tahun adalah prestasi di tengah situasi perekonomian global yang tidak menentu pada saat ini.
Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (6/4), Misbakhun membenarkan, Jokowi pernah menjanjikan pertumbuhan ekonomi 7 persen. Namun, kondisi global tidak sesuai harapan.
Baca juga : Jokowi: Ekonomi Indonesia Meningkat Di Tengah Perlambatan Ekonomi Global
"Masyarakat harus tahu dan realistis. Saat itu, Pak Jokowi mewarisi pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami penurunan sejak tahun 2010-2011 karena penurunan harga komoditas," terang Misbakhun.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,17 persen masih cukup tinggi di antara negara-negara G 20. Dengan angka itu, Indonesia hanya kalah dari China dan India.
Baca juga : Produk Indonesia Laris Manis Di Ethiopia
Misbakhun menjelaskan, sejak setahun setelah menjabat, Jokowi berusaha menahan agar angka pertumbuhan ekonomi yang mulai mendekati 4,9 persen itu tetap bertahan pada kisaran 4,9 pesen. Atau bahkan mendekati 5 persen.
"Alhamdulilah. Pak Jokowi bisa mengangkat sampai 5,1 atau mendekati 5,2," ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya