Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menegaskan, hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara, tidak sah. Pasalnya, mereka bukanlah pengurus atau pemengang suara Partai Demokrat.
AHY berkelakar, para peserta tersebut hanya bermodalkan jaket dan jas berlogo Partai Demokrat.
Baca juga : Dikudeta Via KLB, AHY: Saya Ketum Demokrat Sah
"Mereka yang datang bukanlah pemegang hak suara yang sah. Mereka hanya diberikan jaket dan jas Partai Demokrat, seolah-olah mewakili suara sah," ujar AHY saat bertandang ke Kantor Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta, Senin (8/3).
Kedatangan AHY bersama pengurus DPD Demokrat ke Kemenkum HAM merupakan bentuk protes terhadap pengakuan kepengurusan KLB Partai Demokrat, dengan pengangkatan Moeldoko sebagai Ketua Umum.
Baca juga : AHY: KLB Sumut Cuma Dagelan
AHY protes, bahwa KLB yang berlangsung itu tidak sah. Tidak kuorum sama sekali. KLB, harusnya didukung sekurangnya 2/3 pengurus DPD. Faktanya, 34 Ketua DPD mendukung AHY.
Pun, ketentuan 1/2 dari jumlah ketua DPC se-Indonesia, juga tidak terpenuhi. "Apalagi persetujuan dari Majelis Tinggi Partai.
Baca juga : Kadin Sumut Dorong Anindya Bakrie Maju Jadi Ketum Kadin Indonesia
Untuk itu, AHY berharap Agar Kemenkum HAM untuk menolak upaya pengambilalihan kekuasaan ini. " Kami sebut KLB ini inkonstitusional dan abal-abal, " pungkasnya.
Seperti diketahui, protes AHY ini juga disampaikan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya