Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ahmad M Ali menyebut Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi basis utama Partai Nasdem. Kesimpulan ini berdasarkan prestasi yang diraih dari hasil pemilu dan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
"Secara kuantitatif Sulawesi Tengah menjadi basis utama Partai Nasdem. Secara politik, saya katakan itu sebagai capaian prestasi dari hasil pemilu dan pilkada. Ini nerupakan capaian yang sempurna," kata Ahmad M Ali, di Palu, Sabtu (3/4).
Pada Pilkada 2020, di Sulteng, Partai Nasdem berhasil mengantar Rusdi Mastura dan Ma'mun Amir menjadi pemenang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng. Selain itu, partai ini juga menang di Kabupaten Toliti-toli, Tojo Una-una, Morowali Utara, dan Kabupaten Banggai.
Baca juga : Demokrat Tunggu Jhoni Allen Di Mahkamah Partai
Kemudian pada Pileg 2019, Partai Nasdem berhasil meraih kursi Ketua DPRD Sulteng yang saat ini dijabat oleh istri Ahmad Ali, Nilam Sari Lawira.
Nasdem juga berhasil mengantar kadernya menjadi pimpinan di 11 kabupaten dan kota dengan jabatan ketua dan wakil ketua. Secara nasional, ujar Ahmad Ali, dua provinsi yang lembaga legislatif diketuai kader Nasdem, yakni di Papua dan Sulawesi Tengah.
"Capaian ini jangan membuat kita berlebihan dalam bahagia," imbaunya kepada kader Partai Nasdem.
Baca juga : Sejuta Sehari Masih Mimpi
Dia mengatakan capaian itu menjadi tantangan, karena masyarakat memilih sebagai harapan baru yang bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
"Karenanya, seluruh kepala daerah di Sulawesi Tengah yang merupakan kader Nasdem agar segera merealisasikan janji-janji politik dan visi misi yang disampaikan kepada masyarakat saat pilkada 2020," desaknya.
"Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada Partai Nasdem, jika tidak digunakan dan dimanfaatkan sesuai harapan masyarakat, maka jangan salahkan masyarakat bila pada Pemilu 2024, Partai Nasdem akan dihukum oleh masyarakat seperti partai-partai sebelumnya," imbaunya lagi.
Baca juga : Pandemi Mereda, Pemerintah Mulai Bangun Perpustakaan Daerah Di 2021
Dia meminta kepada pengurus, kader di Provinsi Sulteng segera membuat manajemen politik yang baik di masa kini dan akan datang. Termasuk segera menyusun dan memperkuat mesin partai hingga tingkat RT atau DPRt di seluruh wilayah di Sulteng. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya