Dark/Light Mode

Mukernas Dihadiri Presiden Jokowi Dan Ulama

PKB Kok Ngeper Umumin Cak Imin Jadi Capres 2024

Kamis, 8 April 2021 06:50 WIB
Ketua DPP PKB sekaligus Ketua Panitia Mukernas PKB Faisal Reiza (tengah) saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (7/4/2021). (Foto: ANTARA/Risyal Hidayat)
Ketua DPP PKB sekaligus Ketua Panitia Mukernas PKB Faisal Reiza (tengah) saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (7/4/2021). (Foto: ANTARA/Risyal Hidayat)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebaiknya, PKB memanfaatkan momentum Munas Alim Ulama dan Mukernas hari ini. Umumkan, bahwa Ketua Umumnya, Abdul Muhaimin Iskandar, sebagai calon presiden 2024!

Apalagi acara Musyawarah Nasional di Jakarta hari ini itu akan dihadiri Presiden Joko Widodo, dan ulama-ulama. Siapa tahu, pencapresan Cak Imin mendapat restu.

Berita Terkait : PKB Nggak Ada Kapoknya

Meski demikian, Ketua Panitia Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB, Faisol Riza mengatakan, partainya belum memikirkan Pilpres 2024. Dia bilang, tidak elok melempar isu politik di tengah perjuangan pemerintah melawan pandemi Covid-19.

“Tentang isu capres, saya kira semua partai sedang membicarakan hal itu hari ini. Tapi PKB belum fokus di sana,” ujarnya, di Kantor DPP PKB, Jakarta, kemarin.

Baca Juga : Ramadhan Dan Lebaran, Pemerintah Jor-joran Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Faisol juga menegaskan, hajatan ini bukan merespons upaya partai politik lain yang mulai pemanasan menjelang Pilpres 2024. Seperti safari politik yang dilakukan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato ke petinggi Partai NasDem, Gerindra, hingga Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kemudian, Partai NasDem yang tahun depan menggelar Konvensi Capres 2024.

Dia menjelaskan, Mukernas baru digelar hari ini, karena menyesuaikan jadwal Presiden Joko Widodo agar bisa menghadiri di acara pembukaan. “Kalau agenda dan jadwal, sudah diputuskan cukup lama. Memang kita mencari waktu untuk presiden, agar bisa membuka acara ini,” katanya.

Baca Juga : Arsenal Vs Slavia Praha, The Gunners Compang-camping

Faisol menjelaskan, acara ini akan membahas beragam program strategis yang akan dilakukan PKB ke depannya. Misalnya, membahas implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren dan aturan turunannya.

Di regulasi ini, PKB mendorong agar aturan-aturan mengenai pendanaan untuk pesantren diatur melalui skema yang lebih baik. Selain itu, urusan kurikulum diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh pesantren. Serta, adanya pengakuan pendidikan pesantren dan diniyah.
 Selanjutnya