Dark/Light Mode

Pidato Politik Di Tengah Isu Reshuffle

Zul Kebetulan Apa Disengaja

Kamis, 15 April 2021 07:34 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Istimewa)
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Mengenai waktu pidato yang berbarengan dengan isu reshuffle kabinet, Guspardi bilang, hanya kebetulan. Dia menyebut, pidato itu sudah disiapkan jauh-jauh hari. Tidak ada kaitannya dengan reshuffle. 

Lagipula, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden. PAN tidak akan ikut cawe-cawe. “Sepenuhnya ada di tangan Presiden,” ucapnya.

Baca juga : Menteri Dagdigdug

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing tak percaya begitu saja dengan penjelasan Guspardi. Dia menyebut, semua pernyataan aktor politik memiliki muatan politis. Apalagi diucapkan di tengah hangatnya isu reshuffle kabinet. 

Menurutnya, pertanyaan Zul soal impor pangan memberi sinyal kepada pemerintah tentang kesiapannya bergabung di kabinet. Dengan pidato itu, Zul ingin memastikan bahwa candu impor pangan bisa teratasi bila ada kader PAN yang ikut bergabung di kabinet. 

Baca juga : MPR Akui Sulit Lakukan Amandemen UUD 1945

“Jadi, kalau ada kader PAN yang bergabung menangani masalah pertanian dan perdagangan, candu terhadap impor pangan bisa diatasi. Begitu kira-kira yang ingin disampaikan,” katanya.

Emrus menduga, pernyataan Zul soal pangan merupakan sinyal bahwa Jokowi sudah memberikan ruang kepada PAN untuk bergabung di bidang pertanian ataupun perdagangan. “Bisa jadi, PAN sudah diberikan kursi di kabinet. Baik di Menteri Pertanian ataupun Menteri Perdagangan,” cetusnya. [QAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.