Dark/Light Mode

2.131.756 Warga Kota Surabaya Siap Nyoblos Hari Ini

Rabu, 17 April 2019 06:42 WIB
Komisioner KPU Surabaya, Muhammad Kholid (Foto: Antara)
Komisioner KPU Surabaya, Muhammad Kholid (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 2.131.756 warga Kota Surabaya, Jawa Timur, menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden 2019 yang secara serentak mulai digelar pada Rabu (17/4) pagi ini.

Komisioner KPU Surabaya Muhammad Kholid mengatakan, pihaknya berharap warga Surabaya bisa berpartisipasi lebih tinggi dalam Pemilu 2019, dibanding pemilu sebelumnya.

"Kami sudah beberapa kali menggelar sosialisasi di lingkungan masyarakat, dengan harapan bisa menumbuhkan kesadaran warga untuk menggunakan haknya di pemilu kali ini," kata Kholid, seperti dikutip Kantor Berita Antara.

Baca juga : Kota Sabang Gempa, Tidak Berpotensi Tsunami

Diharapkan, warga Surabaya yang punya hak pilih bisa menjadi pemilih yang cerdas, tidak tergiur dengan politik uang, dan menggunakan hak pilihnya dengan penuh kesadaran. "Warga juga harus ikut mengawasi jalannya pemilihan. Jika ada pelanggaran bisa laporkan ke Bawaslu," katanya.

Hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Ketiga (DPTHP-3) menetapkan jumlah pemilih di Kota Surabaya ada 2.131.756 orang. Rinciannya, pemilih laki-laki berjumlah 1.090.234 orang dan perempuan berjumlah 1.090.234 orang.

Para pemilih tersebut, tersebar di 31 kecamatan, 154 kelurahan, dan 8.146 TPS. Adapun rekapitulasi DPTHP-3 tidak mengalami perubahan dari DPTHP-2.

Baca juga : Jokowi Nyoblos di TPS 008 Gambir, Prabowo Hadir di TPS Hambalang Jam 7 Pagi

Dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), terdata 16. 503 pemilih dengan perincian DPTb H-7 sekitar 2.629 pemilih, dan DPTb H-30 sekitar 13. 811 pemilih. DPTb Tahanan ada 52 pemilih, DPTb Sakit 24 pemilih, DPTb bencana 3 pemilih dan DPTb tugas 2.613 pemilih.

Sementara itu, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto mendorong masyarakat di Kota Pahlawan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

Herlina mengatakan, perkembangan kota/kabupaten serta arah bangsa ditentukan oleh presiden dan wakil presiden serta para wakil rakyat yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/ Kota.

Baca juga : Hari Ini Nyoblos, Nih Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar

"Saya berharap, masyarakat tidak golput di pemilu ini," katanya. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.