Dark/Light Mode

Partainya Putin Gandeng Golkar Kerja Sama Politik Dan Ekonomi

Jumat, 11 Juni 2021 13:52 WIB
Partai Golkar bertemu dengan United Russia Party (Partai Rusia Bersatu) di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (11/6). (Foto: Ist)
Partai Golkar bertemu dengan United Russia Party (Partai Rusia Bersatu) di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (11/6). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar bertemu dengan United Russia Party (Partai Rusia Bersatu) di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (11/6). Kedua partai menandatangani kesepakatan kerja sama di bidang politik, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Pertemuan yang berlangsung secara virtual zoom itu dihadiri langsung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto didampingi sejumlah pengurus DPP Partai Golkar.

Di ntaranya, Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Wakil Ketua Umum Partai Golkar seperti Agus Gumiwang Kartasasmita, Kahar Muzakir dan Nurul Arifin. Hadir pula, Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR Adies Kadir, Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Luar Negeri Dave Laksono, Dubes RI untuk Bosnia Herzegovina Roem Kono serta Anggota Dewan Pembina Partai Golkar Theo L Sambuaga.

Dari jajaran United Russia Party hadir, Deputy Secretary of The General Council of The United Russia Party Klimov Andrey Arkadievich yang hadir secara virtual dari Rusia dan Wakil Dubes Rusia untuk Indonesia Oleg Kopylov yang hadir langsung di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta.

"Tadi baru ditandatangani kesepakatan kerja sama antara Partai Golkar dan United Russia Party. United Russia Party itu dipimpin oleh Dmitry Medvedev dan ini merupakan partainya Presiden Putin di Rusia," kata Airlangga Hartarto.

Berita Terkait : Presiden Ingin Bandara Soedirman Tingkatkan Ekonomi Warga Jateng

Airlangga menyatakan, kerja sama yang dilakukan tentu akan mendatangkan manfaat yang besar baik Partai Golkar dan United Russia Party. "Di mana dalam penandatanganan kesepakatan kerja sama itu ada rencana kolaborasi dalam beberapa bidang, salah satunya adalah mendorong kerjasama politik, ekonomi dan pendidikan," ujar Airlangga yang juga Menko Perekonomian ini.

Ia juga mengatakan, akan ada pertemuan lanjutan pada tanggal 29 Juni 2021 mendatang, dimana akan ada meeting secara video conference antar partai se-ASEAN dan Rusia.

"Dalam rapat tersebut Partai Golkar akan hadir dan itu nanti akan bersama-sama dengan Ketua United Russia Party Dmitry Medvedev dan lima partai utama di ASEAN," tuturnya.

Selain itu, Partai Golkar juga akan mengirimkan kader Partai Golkar ke Rusia setelah Pandemi Covid-19 sudah berakhir. Nanti ada pertukaran kader Golkar ke Rusia dan sebaliknya untuk mempelajari perekonomian, politik di Indonesia. Apalagi Partai Golkar kan sudah punya Golkar Institute yang sudah siap dan salah satu studinya di Golkar Institute adalah geo-strategis dan geo-politik.

Dengan hubungan langsung antar kedua partai politik yang sama mendukung pemerintah, Airlangga berharap akan banyak hal yang bisa dibahas dan dikembangkan untuk kemajuan bangsa. Airlangga juga menyinggung terkait Vaksin Sputnik yang berasal dari Rusia.

Berita Terkait : Lolos Ke Parlemen, Ade Puspita Sari Dinilai Tepat Pimpin Golkar Kota Bekasi

"Saat ini sudah ada yang didaftarkan di BPOM, tentu akan kita monitor perkembangannya. Karena Sputnik salah satu yang menyatakan sudah siap produksi di Indonesia," ujarnya.

Sementa itu, Wakil Dubes Rusia untuk Indonesia, Oleg Kopylov juga menyambut baik kerja sama dengan Partai Golkar yang merupakan salah satu partai terbesar di Indonesia.

"Kami menyambut baik kerja sama yang terjalin, semoga ini bermanfaat bagi kedua partai dan kedua negara umumnya," katanya menambahkan, pihaknya juga akan memberikan dukungan upaya Indonesia menghadapi pandemi Covid-19.

Di tempat yang sama, Ketua DPP Partai Golkar bidang Hubungan Luar Negeri Dave Laksono mengatakan, hubungan bilateral Indonesia dengan Rusia memiliki nilai sangat strategis dimana sebagai salah satu kekuatan dunia cukup mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.

"Kerja sama dengan Indonesia yang selama ini terjalin telah mampu menopang kestabilan ekonomi kedua negara," ujarnya.

Baca Juga : Dukung Erick, Komisi VI Dorong Bank Digital Andalan Plat Merah

Menurut Dave, peran Rusia begitu diharapkan dalam membuka potensi-potensi investasi di Indonesia. Usai melakukan pertemuan kerja sama dengan United Russia Party, Partai Golkar juga melakukan pertemuan secara virtual dengan partai-partai politik tingkat Asean. Diantaranya dengan Partai Rakyat Kamboja, Politik Republik Demokratik Rakyat Laos, PDP-Laban Filipina dan PKV Vietnam.

"Banyak yang tadi kami bicarakan dan sepakati dengan partai-partai politik tingkat Asean, salah satunya, penanganan Covid-19 dan membangun kerja sama strategis dalam bidang pemberantasan terorisme,"  tandas Dave. [EDY]