Dewan Pers

Dark/Light Mode

PKB Target Juara Dua Di Pemilu 2024

Berat, Mau Hasil Pancingan Banyak, Kolam Kudu Besar

Rabu, 7 Juli 2021 07:10 WIB
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (Foto: Istimewa)
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Kalau cuma mengharapkan basis NU saja, maka ruang gerak terbatas. PKB harus menggaet pemilih di luar NU.

“Analoginya, kalau mau hasil pancingan lebih besar dan banyak, kolamnya harus lebih besar. Harus bisa mengambil pemilih nasionalis, Islam di luar NU. Saat ini, kolam PKB masih kecil,” terangnya.

Menanggapi itu, Ketua DPP PKB Daniel Johan mengakui syarat agar menjadi partai papan atas harus memperlebas basis dukungan di masyarakat. Karenanya, PKB sedang melakukan komunikasi politik kepada tokoh dan masyarakat di luar NU.

Berita Terkait : Kuartal I, Pembiayaan Home Credit Paling Banyak Buat Smartphone

“Sangat disadari oleh PKB, makanya kami akan memperluas basis massa dengan merekrut tokoh-tokoh lintas suku agama dan sektoral,” kata Daniel, kemarin.

PKB, diakui Daniel, sejak awal didirikan memang sebagai partai terbuka yang inklusif, dan ini akan semakin diwujudkan di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar.

Ditegaskan Daniel, upaya untuk merekrut tokoh di luar NU, bukan saat ini saja. Tapi sudah cukup lama perekrutan dilakukan.

Berita Terkait : Pertamina Pastikan Dukungan Investor

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memasang target tinggi perolehan suara partainya di Pemilu 2024. Minimal, menjadi juara dua. “Pemilu 2024, minimal kami juara dua nasional,” ujar Cak Imin, saat memberikan pengarahan secara virtual kepada Ketua DPC PKB se-Sulawesi Utara, belum lama ini.

Asumsinya, saat ini PKB terus mendapatkan tren positif, misalnya di sejumlah hasil survei yang tengah menjamur. PKB, katanya, sudah bertengger di papan atas bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra dan Partai Golkar.

Mimpi tersebut, kata Cak Imin, bisa terwujud jika seluruh kader dan pengurus di berbagai tingkatan memiliki kepercayaan yang kuat untuk menjadikan PKB sebagai pemenang Pemilu. [REN]