Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kuartal I, Pembiayaan Home Credit Paling Banyak Buat Smartphone

Senin, 5 Juli 2021 13:32 WIB
Pegawai Home Credit sedang melayani konsumen. (Foto: ist)
Pegawai Home Credit sedang melayani konsumen. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Home Credit Indonesia mencatat smartphone menjadi komoditas yang paling banyak dibeli oleh pelanggan dengan menggunakan fasilitas pembiayaan perseroan. 

Selama kuartal I-2021, dari total 274 ribu kontrak pembiayaan Home Credit, sebanyak 66 persennya ditujukan untuk pembelian smartphone. Selebihnya pembiayaan untuk barang elektronik dan TV sebesar 17 persen, lalu barang lainnya seperti laptop, gadget, furnitur, aksesoris mobil, dan fesyen sebanyak 17 persen.

Adapun jika melihat data pada kuartal IV-2020, smartphone juga merupakan komoditas unggulan dengan presentase sebanyak 65 persen dari total 247 ribu kontrak. Jika dibandingkan secara kuartal ke kuartal, maka untuk komoditas smartphone sendiri mengalami pertumbuhan yang positif sebesar 13 persen.

Berita Terkait : BI: Penyaluran Kredit Bank Mulai Positif

Direktur Utama Home Credit Indonesia, Animesh Narang mengatakan, pembiayaan yang disalurkan Home Credit untuk komoditas smartphone memang memiliki porsi yang cukup besar dibanding komoditas lain. Hal tersebut tentu turut dipicu oleh kebutuhan masyarakat akan smartphone yang tak terbendung disertai berbagai inovasi yang ditawarkan oleh berbagai brand smartphone. 

Menurut dia, Home Credit terus menguatkan kemitraan dengan beberapa brand smartphone besar dan berbagai merchant, baik itu e-commerce, ritel, dan toko-toko gadget konvensional yang tersebar di Indonesia. Home Credit ingin memberikan kemudahan akses pembiayaan kepada masyarakat termasuk dalam memiliki smartphone.

“Karena kami menyadari keunggulan dari smartphone yang memiliki berbagai fungsi untuk memenuhi kebutuhan yang semakin beragam,” ujarnya, Senin (5/7).

Berita Terkait : Komisi I DPR: Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi Mentok

Tren penggunaan smartphone oleh masyarakat Indonesia memang semakin berkembang. Berdasarkan survey Jakpat bertajuk ‘Indonesia Mobile Habit Trend 2020’, kebutuhan untuk mengakses internet apalagi selama pandemi semakin mendorong intensitas penggunaan smartphone. 

Dilihat dari hasil survey yang melibatkan 2.368 responden, penggunaan untuk komunikasi termasuk social media ada di urutan pertama atau sebanyak 97,3 persen responden melakukan aktivitas ini, lalu aktivitas hiburan seperti gaming dan streaming film/musik 76 persen, belanja dan transaksi online 74 persen, jasa transportasi dan pengiriman 52,6 persen, kegiatan belajar dan bekerja jarak jauh 50,2 persen, dan akses informasi kesehatan serta olahraga 27,9 persen.  

Jika melihat pertumbuhan pasar smartphone secara nasional, data dari lembaga riset global GFK, menunjukkan bahwa terdapat kenaikan pada total nilai penjualan dari kuartal IV-2020 sebesar 34,5 miliar menjadi 34,7 miliar di kuartal I-2021. Dilihat secara year-on-year terdapat kenaikan sebesar 19,2 persen untuk nilai penjualan smartphone dan 16 persen kenaikan pada total unit yang terjual. 

Berita Terkait : Punya Fitur Lengkap, Mitsubishi Xpander Ultimate Paling Banyak Diburu

“Kami melihat bahwa tren pertumbuhan smartphone cenderung positif, di mana pada kuartal I tahun ini brand-brand besar meluncurkan berbagai model terbaru terutama untuk segmen premium,” ujar Tech Account Director GFK, Sueno Buwono.

Untuk memudahkan masyarakat membeli smartphone, Home Credit menawarkan Promo Bunga Bisa 0 persen jika bayar cicilan tepat waktu untuk pembelian OPPO Find X3 Pro hingga 19 Juli 2021. Selain itu, masyarakat juga dapat berkunjung ke acara Leasing Festivo 2021 yang diselenggarakan oleh VIVO dan didukung oleh Home Credit. 

Di acara tersebut, masyarakat dapat membeli smartphone VIVO favorit dan dapat mengajukan fasilitas pembiayaan dari Home Credit dengan Promo Bunga Bisa 0 persen jika bayar cicilan tepat waktu atau Promo Bunga 1,99 persen ditambah Gratis Biaya Admin sebesar Rp 199.000 untuk produk terpilih. [DIT]