Dewan Pers

Dark/Light Mode

Masih Banyak Petani Yang Belum Sejahtera

Minggu, 26 September 2021 08:58 WIB
Dikemukakan Organisasi Sayap PKB
Dikemukakan Organisasi Sayap PKB

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Gerakan Kebangkitan Petani (DPN Gerbang Tani) Idham Arsyad mendorong Pemerintah lebih maksimal menjalankan misi reforma agraria. Sebab, hingga kini, masih banyak petani yang belum sejahtera. 

“Pemerintah belum terlalu greget,” ujar Idham, kepada Rakyat Merdeka, kemarin. 

Berita Terkait : Sarah Kohan, Pamer Bra Berlian Seharga Rp 56 Juta

Temuan Gerbang Tani di lapangan, hingga kini para petani masih bergulat dengan harga pupuk yang tinggi hingga persoalan klasik harga pangan dan impor. Termasuk urusan lahan, yang masih mengalami konflik agraria. Mulai dari penggusuran tanah garapan, hingga kasus-kasus ekstrem, seperti kriminalisasi para petani yang mempertahankan lahannya. 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengatakan, momentum Hari Tani Nasional yang jatuh pada Jumat (24/9) adalah pengingat kepada Pemerintah untuk lebih bersemangat lagi memperjuangkan hak para petani. Dijelaskan, inti reforma agraria adalah melakukan penataan kembali susunan kepemilikan, penguasaan, dan penggunaan sumber-sumber agraria atau tanah, untuk kepentingan rakyat kecil. 

Berita Terkait : Mendag Bantu Angkat Derita Peternak Ayam Petelur

“Kalau ini dilakukan dengan konsisten dan bisa dirasakan seluruh petani, Indonesia tentu bisa superior di pertanian,” ucapnya. 

Gerbang Tani, kata Idham, tidak hanya melakukan advokasi petani ketika mendapatkan persoalan. Kader-kader organisasi sayap PKB ini juga terus dibekali pendidikan politik, agar suara petani tersuarakan di parlemen, dan menjadi kebijakan Pemerintah. 

Berita Terkait : Ingat, Pandemi Belum Selesai

Misalnya, ketika para kadernya menjadi skuad PKB di Senayan, tentunya perjuangan petani mendapatkan arena yang lebih besar lagi. Yaitu di politik. PKB pun sejauh ini fokus membangun kesejahteraan petani. [BSH]