Dark/Light Mode

Gurauan Zulhas Jadi Omongan Politisi

Menang Pilpres Memang Harus Ada “O” Nya Ya..?

Senin, 15 November 2021 08:10 WIB
Ketum PAN Zulkifi Hasan. (Foto: Istimewa)
Ketum PAN Zulkifi Hasan. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Akun @mdy_asmara yang mengaku sebagai pendukung Anies Baswedan ikutan bicara. Kata dia, siapapun bisa mencalonkan/dicalonkan menjadi capres asal sesuai undang-undang pemilu. “Nggak perlu harus ada huruf O,” ujarnya, sambil memasang foto Anies.

Gurauan Zulhas ini menggelitik politisi Gerindra Kamrussamad. Anggota Komisi XI DPR ini mengatakan tentu apa yang disampaikan Zulhas itu hanya candaan. Mungkin setelah mendengar guyonan orang awam soal pilpres. Karena kalau melihat peraturannya, siapapun boleh mencalonkan diri jadi capres baik itu yang namanya “O” maupun huruf lain.

Baca juga : Basarah: Jangan Politisasi Kebakaran Lapas, Selesaikan Akar Masalahnya

Meski hanya guyonan, kata dia, kalau melihat kepemimpinan Indonesia setengah abad terakhir memang ada benarnya juga guyonan tersebut. Ada Soekarno yang berkuasa selama 22 tahun, lalu Suharto 32 tahun, SBY 10 tahun dan saat ini Jokowi. Lebih dari setengah abad itu perwakilan dari orde lama, orde baru dan era reformasi.

Nah, kata dia, kalau gurauan itu ada benarnya, partainya yang diuntungkan. Soalnya partainya punya banyak stok pemimpin yang namanya punya huruf O. Mereka adalah Prabowo, Sufmi Dasco, Sugiono, dan Sandiaga Uno. “Pak Prabowo yang kami harapkan memimpin Indonesia ke depan,” kata Kamrussamad, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Baca juga : Kapolri: Isoter, Lebih Aman Dan Nyaman...

Kalau diingat-ingat, Ketum Gerindra Prabowo Subianto pernah melontarkan guyonan serupa saat merayakan HUT Gerindra ke-10, di markas Gerindra 10 Februari 2018. Dalam pidatonya, eks Danjen Kopassus itu memanggil satu per satu kadernya yang duduk di barisan depan. Nama yang pertama disebut adalah Fery Juliantono.

“Wah ada o-nya ya? Itu salah satu syarat menjadi Presiden Indonesia,” kata Prabowo, yang disambut gelak tawa. Prabowo lanjut memanggil Fadli Zon. “Pak Fadli juga ada o-nya. Fadli Zono, ini juga bisa jadi presiden 2019,” tawa pun kembali meledak. Setelah itu, Prabowo menyapa Asril Tanjung. “Enggak ada o-nya, susah jadi presiden,” gurau Prabowo, saat itu. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.