Dark/Light Mode

Bicara Di UIN Jakarta

Mahfud: Literasi Media Wujud Dari Demokrasi

Rabu, 24 Mei 2023 06:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD (kiri) menerima Cenderamata dari Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar, usai menyampaikan pidato kunci pada Seminar Nasional Literasi Media dan Politik Jelang Pemilu 2024: Mitigasi Konflik SARA dan Penguatan Partisipasi Warga di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (23/5). Mahfud meminta masyarakat aktif menjaga Pemilu yang lebih demokratis. (Foto: Patrarizki Syahputra/RM).
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD (kiri) menerima Cenderamata dari Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar, usai menyampaikan pidato kunci pada Seminar Nasional Literasi Media dan Politik Jelang Pemilu 2024: Mitigasi Konflik SARA dan Penguatan Partisipasi Warga di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (23/5). Mahfud meminta masyarakat aktif menjaga Pemilu yang lebih demokratis. (Foto: Patrarizki Syahputra/RM).

 Sebelumnya 
Dia mencontohkan modus kecuran­gan yang terjadi adalah peserta pemilu membayar orang tertentu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk me­malsukan hasil pemungutan suara yang diserahkan ke kelurahan, kecamatan dan seterusnya.

“Sudah diakali sedemikian rupa, masih saja terjadi kasus-kasus seperti itu,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Mahfud, Pemerintah sejak 2003 membentuk Mahkamah Konstitusi (MK) yang salah satu tugasnya menyelesaikan perselisihan hasil pemilu. Jadi, lembaga yudikatif itu harus bekerja secara terbuka dan independen.

Baca juga : Kirim 8 Bandros Ke Jakarta, Menpora Haturkan Terima Kasih Kepada Ridwan Kamil

“Karena kalau keputusannya tidak terbuka dan independen, itu bisa jadi masalah politik yang besar,” wanti-wanti dia.

Tidak lupa, Mahfud mengingatkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mau­pun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersiap-siap menghadapi gugatan ke­curangan pemilu.

“Siap-siap digugat karena Pemilu curang,” kata dia.

Baca juga : Begini Cara Tangani Kebakaran Baterai Motor Listrik

Di tempat sama, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar meminta agar literasi media di­gunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang sifatnya aman, berimbang dan tidak subyektif untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Tidak ada masyarakat yang dirugikan dengan informasi yang disampaikan me­dia,” ujar Asep.

Asep mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menggunakan agama untuk kepentingan kelompok tertentu. Apalagi, memahami agama secara teks dan ek­slusif atau tertutup yang bisa membuat bingung masyarakat.

Baca juga : Kepala BPIP: Mahasiswa Kunci Peradaban Masa Depan

“Sudah jelas, dasar negara kita adalah Pancasila yang berasal dari berbagai macam suku, agama dan budaya,” pung­kasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.