Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Pantauan Orang PDIP: Prabowo Berubah, Nggak Pemarah Lagi

Sabtu, 5 Agustus 2023 08:45 WIB
Wasekjen PDIP Utut Adianto (Foto: Antara)
Wasekjen PDIP Utut Adianto (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Diam-diam, Wasekjen PDIP Utut Adianto memantau sikap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Utut mengakui, saat ini, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sudah berubah. Sudah humanis, tidak pemarah lagi.

"Pak Prabowo yang sekarang tampak berbeda dengan Pak Prabowo yang dahulu. Pak Prabowo yang humanis, yang tidak mudah marah," ucap Utut, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Utut memandang, hal ini sebagai manuver yang dilakukan Prabowo menjelang Pilpres 2024. Tujuannya, tentu untuk mencari dukungan yang lebih besar.

Saat ini, Prabowo juga rajin berkunjung dan terbuka berkomunikasi dengan banyak pihak. Yang teranyar, berkunjung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Baca juga : SPIN: Elektabilitas Kokoh Di Puncak, Prabowo Kerek Kepuasan Pemerintahan Jokowi

"(Prabowo) mendekati semua titik. Kan itu perubahan besar dari beliau. Jadi, boleh juga dikatakan manuver," sambung mantan Grandmaster catur ini.

Apakah PDIP juga melakukan manuver serupa? Utut menekankan, PDIP terus menjalin komunikasi dengan parpol lain. Tujuannya, untuk mengajak kerja sama dalam menghadapi Pemilu 2024.

"Kalau Ibu (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri) ngajarinnya kerja sama politik. Kalau kerja sama itu kan basisnya adalah saling percaya, basisnya adalah sama-sama saling memajukan," tambah Ketua Fraksi PDIP DPR ini.

Dalam melaksanakan hal ini, kata Utut, Ketua DPP PDIP Puan Maharani telah bersilaturahmi dengan partai-partai lain untuk mengajak bekerja sama mendukung Ganjar Pranowo. Puan selama ini melakukan penjajakan kerja sama dan terus berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

Baca juga : Pendukung Prabowo Mimpi Bisa Rebut Jateng Dan Jakarta

"Kalau mau dibilang manuver, ya boleh. Ini kan cuma dari Mbak (Puan). Nah, kalau itu bagian dari penjajakan kerja sama, ya boleh. Apakah akan stop di sini, rasanya nggak," sebut dia. 

Utut memastikan, setiap pertemuan Puan dengan parpol lain disampaikan kepada Mega. "Nanti kan Ibu Ketum diskusi dengan Mbak Puan. Apakah orang kayak saya diajak diskusi? Ya diajak, tetapi kita melihat perkembangan di lapangan juga," tuturnya.

Merespons hal ini, Wakil Ketua Umum Gerindra Irfan Yusuf terlihat senang. Dia memandang, PDIP kini mulai tertarik dengan Prabowo. "Mungkin karena sekarang (PDIP) sudah kenal lebih dekat," ucap Irfan, kepada Rakyat Merdeka, kemarin. 

Irfan mengklaim, sikap humanis Prabowo adalah natural. Jadi, tidak ada yang berubah dari Prabowo. Tipikal Prabowo dari dulu sampai sekarang masih sama.

Baca juga : Kubu Imin Ngancem Prabowo: Lu Nggak Jelas, Gue Lepas

"Mungkin, dulu melihatnya berbeda, karena belum kenal dekat. Bagi kami yang sudah lama dekat dengan beliau, tentu sudah paham dengan kehumanisan beliau," tambahnya. 

Sementara, pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai bahwa Prabowo mulai sadar pentingnya mengubah sikap demi meraih kemenangan di Pilpres 2024. Sebab, Pilpres 2024 kemungkinan menjadi kesempatan terakhir bagi Prabowo untuk menjadi presiden.

"Bisa jadi juga karena dia banyak bergaul dengan Jokowi. Prabowo sadar rakyat hanya mau didekati dengan bahasa dalam berkomunikasi dengan konteks keseharian, sehingga dapat dipahami masyarakat," kata Efriza, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.