Dark/Light Mode

Belok Nggak Pake Sein

Imin Diledek Zulhas

Minggu, 3 September 2023 07:50 WIB
Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan pers usai memberikan kuliah umum di Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (2/9/2023). Zulkifli Hasan mengatakan PAN menghormati langkah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang telah berpindah koalisi untuk Pemilu 2024. (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nym)
Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan pers usai memberikan kuliah umum di Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (2/9/2023). Zulkifli Hasan mengatakan PAN menghormati langkah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang telah berpindah koalisi untuk Pemilu 2024. (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nym)

 Sebelumnya 
Menteri Pertahanan ini mengaku tidak mempersoalkan berapa banyak pasangan calon yang akan maju di Pilpres 2024. Sebab, pada akhirnya, rakyat yang akan memilih sendiri pilihannya. “Kita hormati keputusan rakyat. Sekali lagi, kita mau berkuasa dengan izin rakyat,” ucap dia saat menyampaikan pidato politik saat menerima dukungan dari Partai Gelora, di Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin.

Di akhir pidato politiknya itu, Prabowo sempat melontarkan pantun yang seakan-akan menyindir dinamika koalisi. “Satu dua cempaka biru, tiga empat dalam jambangan. Kalau ada dapat teman baru, teman lama dilupa jangan,” ucap Prabowo.

Baca juga : Gerindra Yakin Raih 2 Kursi Senayan Dapil Depok-Bekasi

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra yang juga ikut hadir di acara dukungan Gelora ke Prabowo itu, mengungkapkan, belum ada rapat yang digelar oleh koalisi pendukung Prabowo, usai PKB keluar. “Sampai hari ini belum ada pembahasan apapun, baru pembicaraan-pembicaraan informasi yang berlalu,” ungkap Yusril.

Yusril mengatakan, partai-partai di KIM saling memperkuat satu dengan lainnya. Ia berharap Cawapres yang akan mendampingi Prabowo akan solid hingga memenangkan Pilpres 2024.

Baca juga : Pep Nggak Yakin Man City Raih Treble Lagi

“Kita berharap Cawapres Pak Prabowo diterima oleh seluruh lapisan masyarakat agar bisa memenangkan Pilpres yang akan datang,” ujarnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah telah menduga arah pembentukan koalisi. Misalnya PKB, sejak awal menjadi mitra Gerindra, dan mendorong pasangan Prabowo-Muhaimin.

Baca juga : Duh, Singo Edan Dihantui Cedera Pemain

Lalu, kedatangan Golkar dan PAN yang kemudian terjadinya perubahan nama koalisi. Itu sudah cukup menandai kepergian PKB. Terlebih Imin juga merasa koalisi tanpa sein sama mengubah nama koalisi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.