Dark/Light Mode

Komunitas Muda Di Denpasar Ikut Dukung Gagasan Capres Alternatif

Selasa, 12 September 2023 11:11 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah komunitas anak muda di Denpasar, Bali, ikut mendukung dan mengusulkan tokoh penggerak anak muda sekaligus pendiri Perkumpulan Kader Bangsa, Dimas Oky Nugroho, sebagai capres alternatif pada Pemilu 2024.

Hal ini dilakukan sebagai suara kritis dan gerakan moral untuk menolak kecenderungan elitisme politik, oligarkisme dan fenomena politik dinasti.

Bentuk dukungan sejumlah tokoh dan komunitas anak muda di Denpasar ini sekaligus memperkuat gagasan capres alternatif oleh sejumlah komunitas anak muda kritis Jawa Barat dalam acara 'Anak Muda Satu Nusa Satu Suara', di Sumedang, beberapa waktu lalu.

Setelah Sumedang, pernyataan dukungan terkait Capres Alternatif dari anak muda juga disampaikan oleh sejumlah tokoh pemuda Medan dalam acara Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia.

Founder Praga Institute Arya Gangga menyatakan, kondisi perpolitikan Tanah Air hari ini menjadi keresahan bersama di kalangan anak muda.

Fenomena politik nasional yang kian elitis bahkan cenderung memposisikan anak muda sebagai objek, isu dan permainan politik, tanpa melihat dampak kebijakannya terhadap anak-anak muda ini secara luas.

Baca juga : Ribuan Relawan Buruh Di Hong Kong Dukung Ganjar Di Pilpres 2024

"Ini membuat wacana gerakan capres alternatif harus segera dilakukan untuk menyadarkan dan mendobrak fenomena tersebut," kata Arya, di Denpasar, Bali, dikutip Selasa (12/9). 

Arya menjelaskan, wacana gerakan capres alternatif harus dilihat sebagai bentuk protes dan bagian dari kritik anak muda yang sudah jenuh dengan dinamika politik di kalangan elit saat ini.

Anak muda, kerap tidak dilibatkan secara esensial, mulai dari dialog sampai dalam proses pengambilan keputusan untuk ikut membangun bangsa.

Padahal, menurut Arya, anak muda hari ini merupakan populasi terbesar di negeri ini.

"Apalagi di Pemilu 2024 mendatang suara kita sebagai generasi milenial mencapai 40-55 persen, dan saya pikir inilah saatnya anak muda untuk speak up, berani mengambil sikap," tutur aktivis Bali ini.

Karena itu, Arya melihat, wacana dari komunitas Nusantara 'Anak Muda Satu Nusa Satu Suara' yang mengusung Dimas sebagai capres alternatif, masuk akal dan terlihat cukup menarik di mata anak-anak muda.

Baca juga : PPP Harap Demokrat Merapat Dukung Ganjar Pranowo Di Pilpres 2024

"Kita melihat semangat teman-teman yang sudah menentukan sikap mendorong calon presiden tertentu untuk Pilpres 2024, ya sah-sah saja, atau telah mendukung parpol tertentu. Termasuk jika ada gagasan berani anak muda mengajukan sosok yang lain pula sebagai capres alternatif atau capres bayangan, menurut saya juga sangat menarik, inilah demokrasi, bagian dari gerakan kritis," tutur Arya.

Dia mengaku, meski baru pertama kali bertemu Dimas, idenya dianggap cukup kuat terhadap apa yang menjadi keresahan anak muda.

"Tinggal dikomunikasikan ke depan bagaimana kiranya mengadvokasi, membawa isu-isu anak muda menjadi isu bersama, isu yang mungkin bisa menjadi semangat bersama anak-anak muda di Indonesia khususnya di Bali," ungkap Arya.

Hal serupa juga disampaikan aktivis Bali lainnya yakni Alex Krisna. Dia menilai, peran pemuda sangat penting dan sangat sentral dalam pemilu mendatang.

Karena itu, anak muda perlu menentukan sikap untuk menentukan dan memilih sosok pemimpin sesuai idealisme mereka.

Apalagi, anak muda tak bisa dianggap sepele karena kini menjadi mayoritas sebagai pemilih pemula di Pemilu 2024.

Baca juga : Komunitas Anak Muda Medan Dukung Wacana Capres Muda Alternatif

"Ketika memang calon-calon pemimpin saat ini tidak bisa mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan dan keresahan anak muda, maka bukan tidak mungkin wacana capres alternatif yang didukung anak-anak muda non-elitis benar-benar terwujud dan mendapatkan dukungan publik," katanya.

Alex yang juga entrepreneur muda ini menilai positif gagasan capres alternatif yang sudah dideklarasikan oleh Komunitas Nusantara 'Anak Muda Satu Suara'.

Karena baginya, ketika tiga calon nama hari ini yang keluar di taraf nasional tidak begitu peduli dan tahu apa yang menjadi kebutuhan anak muda, maka sudah saatnya anak muda bergerak membuat pilihan baru.

Seperti, mengusung nama Dimas Oky Nugroho, tokoh anak muda untuk diwacanakan sebagai sikap politik dan capres alternatif.

"Saya mengenal Dimas Oky sebagai sosok yang peduli dan sejak lama memfasilitasi berbagai kegiatan anak muda secara positif. Melalui wacana Bang Dimas capres alternatif kita tunjukkan sikap politik kritis bahwa anak muda berkesadaran dan punya aspirasi tersendiri," tutup Alex.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.