Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Dalam sambutannya, Anies menyinggung soal Pilpres yang tinggal menghitung hari. “Hari-hari ke depan adalah hari-hari perjuangan, hari-hari di mana kita menentukan arah bagaimana negeri kita ke depan. Kita ingin negeri ini menjadi negeri yang lebih adil,” kata Anies
Anies juga menyinggung keinginannya untuk menjadikan Indonesia negara bersahabat, khususnya kepada ulama. Bukan negara yang memusuhi ulama. “Negara justru yang menjadi mitra dan mendengarkan apa yang menjadi pandangan dari para ulama dan pemuka agama,” lanjutnya.
Baca juga : Gaet CGV Cinemas Indonesia, LINE Bank Perkuat Layanan Perbankan
Anies ingin menjadikan Indonesia sebagai negara yang teduh tanpa kegaduhan. Namun, ia ingin ketenangan ini timbul karena rasa keadilan, bukan terpaksa tenang karena ketakutan.
Anies juga menghadiri acara deklarasi dukungan sekaligus Rapat Pimpinan Nasional Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) di Kelapa Gading, Jakarta Utara. IKAPPI yang dikomandoi Abdullah Mansuri menyatakan dukungannya untuk Anies dan Muhaimin.
Baca juga : Menko PMK Tegaskan Sikap Indonesia Tak Berubah Dukung Kemerdekaan Palestina
Mansuri mengatakan, alasan IKAPPI mendukung pasangan Anies dan Muhaimin karena pedagang menginginkan adanya perubahan. “Kami memutuskan Pak Anies Baswedan sebagai calon presiden. Kita mengharapkan perubahan. Apa itu perubahan? Yang tidak bisa makan, jadi bisa makan,” ujar Mansuri.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 8/11/2023 dengan judul Anies Ingin Indonesia Teduh Tanpa Kegaduhan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya