Dark/Light Mode

Voxpol Harap KPU Lanjutkan Tradisi Pilpres Sebelumnya

Minggu, 3 Desember 2023 09:44 WIB
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago meminta KPU serius menyelenggarakan Pemilu 2024.

Diingatkan Pangi, pada Pemilu sebelumnya, ada jadwal debat untuk para Cawapres.

"Pada intinya, seluruh peserta Pilpres itu harus adu gagasan, pikiran, narasi, adu mengatasi persoalan kebangsaan dan adu rekam jejak, harusnya debat Cawapres tetap ada sebagaimana di Pemilu sebelumnya," kata Pangi, Minggu (03/12/2023).

Baca juga : Debat Capres-Cawapres Layu Sebelum Ditonton

Pangi yakin, setelah berbagai saran dari publik, KPU akan fair dan tak diskriminatif.

Dia berharap, saat debat nanti, para paslon diberi ruang untuk beradu gagasan dan argumen.

KPU juga diminta memembuat mekanisme debat Capres-Cawapres lebih menarik dan substansial. Hindari pertanyaan monoton, apalagi memberi celah debat Pilpres berlangsung sekadar gimik dan formalitas.

Baca juga : Alasan Ganjar Lanjutkan IKN dan Hilirisasi Jika Terpilih Sebagai Presiden

"Jadi publik tercerahkan. Mana Capres dan Cawapres yang berkualitas. Masih banyak pemilih yang belum menentukan pilihan dan menunggu aksi debat Capres-Cawapres. Sehingga tidak memilih kucing dalam karung," pesannya.

Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik menjelaskan, format debat Pilpres digelar tiga kali dan debat Cawapres digelar dua kali. Namun, pasangan Capres-Cawapres harus hadir di setiap debat tersebut.

Idham menambahkan, saat debat nanti, proporsi bicara lebih banyak Capres dari Cawapres. Begitu pun, kata dia, saat debat Cawapres, proporsi bicara Cawapres akan lebih banyak dari Capres.

Baca juga : Soal Jadwal, Tema Dan Lokasi Debat Pilpres 2024, Ini Pernyataan KPU

Idham mengatakan, format ini tidak bertentangan dengan Undang-undang Dia pun meyakini pasangan Capres-cawapres dapat menerima hal tersebut. "Debat adalah sarana pendalaman visi misi dan program serta citra diri pasangan calon," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.